Berita

tb hasanuddin/net

TB Hasanuddin: Mari Akhiri Debat di Ruang Publik

KAMIS, 20 AGUSTUS 2015 | 10:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Debat publik yang terjadi di lingkungan kabinet, khususnya antara Menteri BUMN Rini Soemarno, Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli dan Wapres Jusuf Kalla, sangat disesalkan oleh banyak pihak.

Seharusnya, kata anggota Komisi I dari Fraksi PDI Perjuangan, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, kabinet itu memiliki satu visi dan satu misi demi kepentingan rakyat Indonesia. Anggota kabinet, apakah dia seorang akademisi, politikus, mantan militer, atau apapun lalarbelakangnya, kalau sudah jadi anggota kabinet maka harus taat azas dan paham akan hirarki organisasi.

"Kalau ada sebuah masalah disarankan berdikusi atau berdebat secara intelektual dengan data-data yang kuat di ruang rapat kabinet. Silakan satu sama lain mengemukakan pendapatnya dengan menyodorkan data-data yang valid," kata TB Hasanuddin beberapa saat lalu (Kamis, 20/8).
 

 
Hasil perdebatan itu, yang akhirnya menjadi sebuah kesimpulan, lanjut TB Hasanuddin, itulah yang dapat dijadikan dasar dalam membuat sebuah keputusan yang komprehensif demi kepentingan negara dan bangsa.

"Kalau debat dilakukan di ruang publik, maka rakyat menjadi bingung, mana sesungguhnya pemikiran yang paling benar. Selain itu, juga terkesan kabinet tidak solid," ungkap TB Hasanuddin.

TB Hasanuddin berharap seluruh menteri kabinet kerja memahami betul struktur organisasi pemerintahan, termasuk hirarki yang berlaku di pemerintahan.

"Mari kita akhiri debat di ruang publik. Dan selamat bekerja. Kerja... kerja... kerja," demikian TB Hasanuddin. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya