Berita

Maruarar: Soliditas Kementerian Keuangan, BI dan OJK Bikin Optimis Hadapi Tantangan Ekonomi

KAMIS, 20 AGUSTUS 2015 | 07:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Koordinasi di zaman sekarang ini barang yang mahal. banyak persoalan organisasi dan birokrasi justru terkendala oleh persoalan koordinasi yang rendah dan lemah. Maka dalam budaya organisasi modern, koordinasi menjadi salah satu pilar utama kemajuan dan keberhasilan.

Di tengah ekonomi global yang sedang berguncang, yang salah satunya dikabarkan karena perang mata uang, peertumbuhan ekonomi Indonesia melambat, dan berada di angka 4,7 persen dan bahkan menyentuh 4,6 persen. Publik pun bertanya, bagaimana koordinasi di antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadapi persoalan ini.

Di tengah pertanyaan publik tersebut, Taruna Merah Putih (TMP) mengambil peran yang sangat signifikan. TMP mempertemukan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Gubernur BI Agus Martowardojo, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Haddad dalam satu forum, yang juga bahkan melibatkan pelaku ekonomi, akademisi, penguasa, intelektual dan aktivis pergerakan. Pertemuan ini dikemas dalam diskusi dengan tema "Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia Sekarang dan 2016 di kantor TMP, Menteng, Jakarta (Rabu, 19/8).


Ketua Umum TMP Maruarar Sirait, yang bertindak sebagai moderator dalam diskusi ini, merasa cukup lega. Sebab usai diskusi ini terlihat antara Kementerian Keuangan sebagai pemegang otoritas fiskal, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter, dan Otoritas Jasa Keuangan, mau berkoordinasi menghadapi tantangan ekonomi ini. Tentu saja koordinasi di antara tiga pilar ini akan membawa tantangan ekonomi menjadi peluang.

"Koordinasi yang baik di antara lembaga, terlihat dari pandangan komitmen mereka dalam hal regulasi atau policy yang akan dikeluarkan. Dan lembaga-lembaga itu mau  mengeluarkan stimulus, relaksasi kebijakan yang pro-usaha, dan yang bisa menaikkan iklim investasi," kata Maruarar, yang juga anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan.

Dengan diskusi ini, Maruarar pun menegaskan bahwa kondisi kondisi ekonomi sekarang bisa dihadapi dengan optimisme. Publik pun menjadi tahu ternyata ketiga lembaga ini bisa  kompak dan solid, dan bisa memberikan rasa confidence bagi masyarakat dan market. [ysa]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Tourism Malaysia Gencarkan Promosi Wisata di Tiga Kota Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 10:20

DPR Desak Evaluasi Nasional Perlintasan Sebidang Usai Tabrakan Kereta di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 10:13

Bus Shalawat Gratis 24 Jam Disiapkan untuk Jemaah Haji di Makkah

Selasa, 28 April 2026 | 10:09

Update Korban Jiwa Tabrakan KA di Bekasi Bertambah Jadi 14 Orang

Selasa, 28 April 2026 | 10:00

Prabowo Minta Segera Investigasi Kasus Tabrakan Kereta Bekasi

Selasa, 28 April 2026 | 09:56

Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dipindahkan, Tim SAR Fokus Evakuasi Korban

Selasa, 28 April 2026 | 09:53

Purbaya Pede IHSG Bisa Terbang 28.000, Pasar Langsung Terkoreksi

Selasa, 28 April 2026 | 09:51

Dinamika Global Tekan Indeks DXY ke Level 98,45 Jelang Keputusan Federal Reserve

Selasa, 28 April 2026 | 09:48

Kopdes Jadi Instrumen Capai Nol Kemiskinan Ekstrem

Selasa, 28 April 2026 | 09:39

Imbas Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Belasan Perjalanan KA Jarak Jauh dari Jakarta Resmi Dibatalkan

Selasa, 28 April 2026 | 09:27

Selengkapnya