. Koordinasi di zaman sekarang ini barang yang mahal. banyak persoalan organisasi dan birokrasi justru terkendala oleh persoalan koordinasi yang rendah dan lemah. Maka dalam budaya organisasi modern, koordinasi menjadi salah satu pilar utama kemajuan dan keberhasilan.
Di tengah ekonomi global yang sedang berguncang, yang salah satunya dikabarkan karena perang mata uang, peertumbuhan ekonomi Indonesia melambat, dan berada di angka 4,7 persen dan bahkan menyentuh 4,6 persen. Publik pun bertanya, bagaimana koordinasi di antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian Keuangan, Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadapi persoalan ini.
Di tengah pertanyaan publik tersebut, Taruna Merah Putih (TMP) mengambil peran yang sangat signifikan. TMP mempertemukan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Gubernur BI Agus Martowardojo, serta Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Haddad dalam satu forum, yang juga bahkan melibatkan pelaku ekonomi, akademisi, penguasa, intelektual dan aktivis pergerakan. Pertemuan ini dikemas dalam diskusi dengan tema "Peluang dan Tantangan Ekonomi Indonesia Sekarang dan 2016 di kantor TMP, Menteng, Jakarta (Rabu, 19/8).
Ketua Umum TMP Maruarar Sirait, yang bertindak sebagai moderator dalam diskusi ini, merasa cukup lega. Sebab usai diskusi ini terlihat antara Kementerian Keuangan sebagai pemegang otoritas fiskal, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter, dan Otoritas Jasa Keuangan, mau berkoordinasi menghadapi tantangan ekonomi ini. Tentu saja koordinasi di antara tiga pilar ini akan membawa tantangan ekonomi menjadi peluang.
"Koordinasi yang baik di antara lembaga, terlihat dari pandangan komitmen mereka dalam hal regulasi atau
policy yang akan dikeluarkan. Dan lembaga-lembaga itu mau mengeluarkan stimulus, relaksasi kebijakan yang pro-usaha, dan yang bisa menaikkan iklim investasi," kata Maruarar, yang juga anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan.
Dengan diskusi ini, Maruarar pun menegaskan bahwa kondisi kondisi ekonomi sekarang bisa dihadapi dengan optimisme. Publik pun menjadi tahu ternyata ketiga lembaga ini bisa kompak dan solid, dan bisa memberikan rasa
confidence bagi masyarakat dan
market.
[ysa]