Berita

sby

Hukum

Bambang Soesatyo: Dari Awal SBY Tahu Persis Kasus Century

RABU, 19 AGUSTUS 2015 | 16:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Salah seorang insiator Hak Angket Bank Century yang juga anggota Komisi III DPR, Bambang Soesatyo, menegaskan bahwa dari data dan dokumen yang dimiliki, banyak para pelaku skandal korupsi bank Century yang masih berkeliaran bahkan mendapatkan jabatan penting.

Ia pun berpandangan jika terpidana Budi Mulya hanyalah merupakan korban dalam kasus mega skandal Rp 6,7 triliun itu.

"Saya ingat dakwaan Budi Mulya ada beberapa nama yang disebut berulang kali, Miranda Goeltom, Siti Fadjriah, Sri Mulyani, Boediono, memang belum ada yang menyebut nama SBY," kata Bambang di hadapan peserta diskusi peluncuran buku "Sejumlah Tanya Melawan Lupa, Mengungkap 3 Surat SMI kepada Presiden SBY‎" karya M. Misbakhun, di Hotel Century, Senayan, Jakarta, Rabu (19/8).


Dikatakan Bambang, ketika masih menjabat sebagai ketua KPK, Abraham Samad sempat menyampaikan keluhannya dalam menangani kasus Century, terlebih ketika menaikan status dari penyidikan ke penyelidikan.

"Banyak tantangan di dalam KPK itu sendiri, dimana Abraham Samad yang bercerita ke saya menaikan kasus ini dari proses penyidikan ke penyelidikan dengan pintu masuk dari Budi yang menerima gratifikasi yang padahal itu adalah pinjaman ke Robert Tantular (pemilik Bank Century)," ujar politikus Golkar itu.

Oleh karena itu, sambung Sekertaris Fraksi Golkar ini menyakini bahwa penanganan kasus terhadap Budi Mulya hanya untuk menutup kasus yang banyak melibatkan orang-orang besar di masa pemerintahan SBY saja.

"Kasus ini terkesan dilokalisir di Budi Mulya. Saya ingin KPK mendengar apa yang disampaikan Budi Mulya bahwa keadilan itu penting, ada aktor intelektual yang perlu dibongkar."

"Budi Mulya hanya memerima tudingan gratifikasi. Saya ingin gambarkan membongkar kasus ini sulit dan banyak tantangan di dalam dan di luar KPK," tandasnya.

Dia menduga, ada kepentingan politik besar parpol tertentu dibalik belum diusutnya nama-nama lain dalam kasus itu. Bambang mengutip isi halaman 154 buku karya Misbakhun itu. Di situ, dibeberkan adanya dialog antara Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra dengan Susilo Bambang Yudhoyono.

"Dalam halaman 154 ada dialog Yusril dengan SBY. Pak Yusril, apakah saya bisa dilantik kalau Boediono ditahan? Kata Yusril, tak bisa. Karena bapak satu paket. Jadi dari awal SBY tahu persis. Bohong besar kalau dia bilang tak pernah diberitahu (soal bailout Bank Century). Ini tak lepas dari ambisi sebuah partai," bebernya.

"Kasus ini belum tuntas, Budi hanya korban untuk menyelamatkan figur penting. Saya tak tahu apakah pemerintahan Jokowi mendukung penyelesaian kasus ini," tandasnya. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya