Berita

jokowi/net

Sayang Sekali Pidato Jokowi Tak Ada Komitmen Lindungi Anak-anak

SABTU, 15 AGUSTUS 2015 | 09:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sayang sekali, dalam Pidato Kenegaraan, Presiden Joko Widodo tidak memaparkan bagaimana strategi pemerintah untuk meretas kekerasan anak yang saat ini semakin mengkhawatirkan. Padahal, dalam pidatonya, Jokowi sendiri mengakui apabila saat ini kekerasan anak semakin meningkat.

"Tetapi Presiden tidak memaparkan apa komitmen, strategi dan program aksi pemerintah untuk meretas persoalan kekerasan anak.Tidak perlu strategi detail, cukup penegasan bahwa ke depan, pemerintah punya komitmen penuh dan terobosan untuk melindungi anak-anak Indonesia dari segala macam tindak kekerasan," kata Wakil Ketua Komite III DPD, Fahira Idris, dalam keterangan beberapa saat lalu (Sabtu, 15/8).

Menurut Fahura, sepanjang tahun ini, berbagai kasus kekerasan terhadap anak terutama kasus Engeline begitu mendapat sorotan publik, dan karena itu seharusnya Jokowi memberi penekanan terhadap hal ini dalam pidatonya. Fahira mengungkapkan, selain kekerasan, berbagai perlakuan diskriminasi juga masih terus menghantui anak-anak Indonesia, mulai dari belum sepenuhnya hak sipil anak terpenuhi terutama dalam mendapatkan akte kelahiran, dan masih terjadi diskriminasi terhadap layanan dasar pendidikan dan  kesehatan.


"Masih sangat banyak persoalan yang merundung anak-anak kita. Hingga saat ini anak-anak kita masih rawan menjadi korban trafficking dan kejahatan seksual, serta masih banyak anak-anak yang dipaksa bekerja," ujar Ketua Yayasan Abadi (Anak Bangsa Berdaya dan Mandiri) ini. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya