Berita

jokowi-rizal ramli/net

Rizal Ramli, Pilihan Terbaik Bila Jokowi Mau Serius Wujudkan Trisakti

SELASA, 11 AGUSTUS 2015 | 12:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila Presiden Joko Widodo mau memperbaiki kondisi ekonomi, maka Jokowi harus segera mengajak Rizal Ramli masuk ke dalam kabinet. Rizal Ramli, selain memiliki kapasitas, juga dikenal sebagai pejuang ekonomi kerakyatan yang tahan banting demi kemandirian bangsa dan kedaulatan nasional.

Tidak heran, di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi yang lagi-lagi menurun di kuartal kedua ini, banyak orang beraharap pada Rizal Ramli. Harapan itu bahkan datang dari para relawan dan think thank Jokowi saat Pilpres. Sebut saja misalnya Pusaka Trisakti, Seknas Jokowi, Projo maupun Gen 98. Beberapa hari terakhir ini, para relawan ini gencar mengusulkan nama Rizal Ramli.

Publik pun bertanya, apa kira-kira kelebihan Rizal Ramli? Rizal Ramli merupakan Menko Perekonomian di era Presiden KH. Abdurrahman Wahid. Di masa-masa awal Reformasi inilah, Rizal menunjukkan dan terbukti sebagai Menko terbaik. Dengan usia jabatan setahun seiring usia pemerintahan, Rizal Ramli mampu mempersembahkan kinerja ekonomi sangat baik dan mampu memperlihatkan kualitas kerja yang tinggi.


Saat itu, Rizal Ramli berhasil menyelamatkan PLN dari kebangkrutan; sukses merestrukturisasi properti, UKM dan petani; serta mendatangkan Rp 5 triliun tanpa menjual saham Telkom dan Indosat. Bahkan disebutkan di era Rizal lah, pemerintah Indonesia berhasil menurunkan utang luar negeri hingga 9 miliar dolar AS.

Seorang pengamat independen, Abdul Muis Syam, bahkan pernah mencatat sisi lain Rizal Ramli. Rizal yang sudah menjadi anak yatim piatu di usia 7 tahun. Karena itu, Rizal benar-benar berjuang dari bawah, dan dengan kecerdasan, kapasitas, serta profesionalitasnya bisa menanjak hingga dipercaya menjadi Menko.

Rizal bukan tipe ekonom titipan asing, yang dengan mudah menjual kedaulatan negara demi kepentingan luar. Pergaulan Rizal Ramli di kalangan internasional sangat luas dan bahkan dipercaya sebagai Panel Ahli Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), namun Rizal bukan orang yang mau tunduk pada kehendak yang bisa merugikan rakyat sendiri.

Abdul Muis Syam sadar, tak ada manusia sempurna, termasuk Rizal Ramli. Namun demikian, Rizal lah sosok ekonom ideolog, yang pemikirannya senantiasa berkiblat kepada Pancasila dan ajaran Trisakti.

Kini, sementara ekonom muda dan juga relawan menanti sikap Jokowi; apakah mau serius mewujudkan Nawacita dan Trisakti atau tidak. Bila jawabannya iya, maka tak lain adalah pilihannya itu Rizal Ramli. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Realisasi Pendapatan Perparkiran di Jakarta Memble

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:21

Keluarga Sutrimo Tak Lagi Pasrah soal Penyebab Kematian Karumga Febrie

Senin, 10 Agustus 2026 | 04:18

Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II segera Cair

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:36

Penjarahan dan Keruntuhan Kota Roma, 410 M

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:16

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

Pancasila Dasar Negara Kita

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:43

Rudy Tanoe Bantah Mangkir Panggilan KPK

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:16

Waspada Banjir Rob Rendam Kawasan Pesisir Jateng

Senin, 10 Agustus 2026 | 02:00

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:28

Zikir Kebangsaan di Istiqlal

Senin, 10 Agustus 2026 | 01:08

Selengkapnya