Berita

jokowi/net

MUKTAMAR MUHAMMADIYAH 47

Jokowi Berharap Muhammadiyah Terus Lanjutkan Peran Sejarah

SENIN, 03 AGUSTUS 2015 | 09:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tema Muktamar Muhammadiyah ke-47 "Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan" sangat relevan dan ini mencerminkan kredo Muhammadiyah untuk menjadi ummat terbaik dan menjadi kekuatan transformatif.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat menyampaikan sambutan dan amanat dalam pembukaan Muktamar Muhamamdiyah ke-47 di lapangan Karebosi, Makassar, Sulawesi Selatan (Senin, 3/8).

Menurut Jokowi, tema Muktamar ini juga relevan dengan pandangan Islam Muhammadiyah yang berkemajuan, sumber daya manusia yang berkualitas, pengalaman sosial yang panjang serta kepercayaan masyarakat yang luas.


Jokowi pun mengingatkan bahwa perjalanan bangsa masih panjang. Itu artinya, peran Muhammdiyah perlu dilanjutkan. Indonesia masih menghadapi tantangan seperi kemiskinan, ketidakadilan, korupsi serta narkoba. Di saat yang sama, Indonesia juga harus bersaing dengan kekuataan ekonomi raksasa dunia.

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar dunia, lanjut Jokowi, Indonesia harus berani terus menyuarakan kemerdekaan Palestina, serta di saat yang sama tetap menjadi kekuataan yang moderat dan toleran

Jokowi mengajak warga Muhammdiyah menjadikan islam yang rahmatan lil alamin, yang memberi kedamaian dan manfaat bagi alam semesta. Jokowi juga mengajak Muhammadiyah melihat kebhinekaan sebagai rakmat yang harus dikelola dengan baik.

"Saya berharap Muhammadiyah melanjutkan peran sejarah dalam menjawab tantangan zaman," demikian Jokowi. [ysa]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya