Berita

badrodin haiti/net

Politik

Kapolri Dalami Alasan di Balik Surat Edaran GIDI

MINGGU, 19 JULI 2015 | 16:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti telah mengunjung lokasi penyerangan terhadap jemaah muslim yang menjalankan Salat Idul Fitri di Karubaga, Tolikara, Papua. Dalam kesempatan itu, Kapolri bertemu dengan pengurus Gereja Injili Di Indonesia (GIDI), tokoh muslim, dan jajaran Pemda Tolikara.

Dalam pertemuan itu, Kapolri mempertanyakan keluarnya surat edaran GIDI yang melarang muslim menggelar Salat Id dan menjadi pemicu insiden penyerangan. Badrodin juga membenarkan keberadaan surat edaran larangan Salat Id tersebut.

"Surat itu benar adanya. Kami sedang mendalami alasan surat itu keluar," ujarnya kepada wartawan (Minggu,19/7).


Sayangnya, polisi belum mendapat penjelasan terkait alasan diterbitkannya surat tersebut. Namun begit, pihak kepolisian menyebut ada dua surat dari GIDI. Surat pertama dikirim ke Pemda dan Polres Tolikara pada 11 Juli 2015 yang berisi larangan digelarnya Salat Id. Surat kemudian direvisi pada 15 Juli setelah ada kordinasi dengan aparat setempat.

Dalam surat yang kedua yang direvisi, GIDI tidak melarang Salat Id digelar. Hanya saja Salat Id tidak boleh dilakukan di halaman atau ruang terbuka melainkan di Musala. Selain itu, Salat Id tidak boleh menggunakan pengeras suara dengan volume yang kencang karena di hari yang bersamaan ada seminar internasional GIDI yang dihadiri perwakilan dari seluruh Indonesia. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya