Berita

ilustrasi/net

Pertahanan

Dirjen Bimas Kristen Fasilitasi Pertemuan Para Tokoh Agama Papua

SABTU, 18 JULI 2015 | 12:30 WIB | LAPORAN:

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI dan Kementrian Agama Kantor wilayah Provinsi Papua bersama Persatuan Gereja Indonesia (PGI) serta Persekutuan Gereja dan Lembaga Injil Indonesia,  mengecam kasus penyerangan umat Islam saat menjalankan ibadah Salat Idul Fitri di Karubaga, Tolikara, Papua, yang terjadi kemarin pagi.

Dirjen Bimas Kristen Kementerian Agama, Odhita R Hutabarat, menyampaikan hal tersebut saat konferensi pers bersama di Kantor Pusat PGI, Salemba, Jakarta Pusat, Sabtu (18/7)

Ia juga mengatakan, saat ini Ditjen Bimas Kristen bersama Kanwil Kemenag Provinsi Papua terus berupaya menggelar pertemuan dengan tokoh-tokoh agama di Papua guna menyelesaikan persoalan ini.


"Kami telah berkordinasi dengan ketua sinode Gereja Injil di Indonesia (GIDI) untuk menjelaskan kronologis kejadian. Saya juga telah meminta agar GIDI mengirimkan surat penjelasan kronologis kejadian,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Odhita, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan PGI dan Persatuan Gereja dan Lembaga Injil Indonesia untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam menyikapi peristiwa tersebut.

Odhita menambahkan, hingga saat ini pihaknya telah memfasilitasi pertemuan antar tokoh agama serta Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) provinsi Papua terkait insiden di Tolikara, Papua.

"Atas nama pemerintah, kami mohon maaf atas peristiwa yang melukai hati umat muslim yang merupakan saudara sebangsa dan setanah air. Kami berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," pungkas Odhita.  [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya