Berita

budi waseso/net

Politik

IMM Kecam Ocehan Buwas Tidak Pantas, Layak Dicopot!

RABU, 15 JULI 2015 | 10:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pada hakekatnya, demokrasi adalah kedaulatan yang sepenuhnya berada di tangan rakyat. Pemerintah hanya menjadi instrumen kerja rakyat dalam mewujudkan apa yang dicita-citakan.

Sehingga dalam hal ini, Kabareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso yang merupakan aparatur pemerintah bergaji dari rakyat, sejatinya hanya sebatas instrumen penegak hukum. Untuk itu, Buwas harus bekerja sesua dengan visi dan misi yang dicita-citakan rakyat Indonesia.

"Dan ketika kerja rakyat menilai dirinya tidak sesuai dengan visi dan misi kepentingan masyarakat luas harus rela dan siap dikritik. Dengan kata lain, dalam negara demokrasi, kritik tidak hanya perlu, tapi wajib," ujar Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Beni Pramula kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Rabu, 15/7).


Pernyataan Beni ini menanggapi ocehan Budi Waseso yang meminta mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif untuk diam dan tidak mengomentari atau mencampuri urusan penegakan hukum.

Lebih lanjut, Beni menegaskan bahwa seorang pejabat dan aparatur negara harus mempunyai karakter dan jiwa kenegaraan. Ini penting agar dalam setiap tugas dan agenda kerja aparatur negara benar ditujukan untuk hajat dan kepentingan masyarakat.

"Bukan justru malah antikritik dan mengeluarkan kalimat yang tidak mencerminkan seorang negarawan. Jadi tidak pantas seorang Buwas menjadi aparatur negara, ia harus dicopot!" sambungnya.

"Kami Keluarga Besar IMM mengecam ocehan Buwas yang jorok, tidak sopan, dan tidak mempunyai akhlak negarawan sebagai penegak hukum di negara demokrasi," tandas Beni.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya