Berita

net

Tokoh Agama Harus Mampu Menyejukkan Suasana

MINGGU, 12 JULI 2015 | 20:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Banyak pihak yang menggaungkan soal kerukunan beragama dan toleransi dalam kehidupan beragama. Pertanyaan besarnya bagaimana cara menjaga kerukunan antar umat beragama.

Demikian disampaikan pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) MPR Achmad Dimyati Natakusumah di sela seminar nasional bertema 'Kiprah Masyarakat Agama dalam Menjaga Kerukunan Umat Beragama dan Keutuhan NKRI' yang digelar di Hotel Mega Anggrek, Jakarta (Minggu, 12/7 ).

Padahal, lanjutnya, usaha menjaga kerukunan umat beragama saat ini banyak mengalami gangguan. Yang membuat miris gangguan terbesar justru datang dari dalam negeri sendiri.


"Gangguan besar juga bisa berasal dari elit-elit politik dan kekuasaan. Itulah mengapa rakyat diharapkan kesungguhannya dalam memilih pemimpin yang baik dan amanah," ujar Dimyati.

Dimyati juga mengingatkan bahwa ke depan tantangan bangsa sangatlah besar dan berat serta kompleks. Seperti perekonomian yang memburuk dan pengangguran makin meningkat.

"Melihat kondisi seperti itu, kita semua berharap peran para ulama dan peran para tokoh agama untuk terjun langsung membuat sejuk umat dan membuat sejuk seluruh rakyat Indonesia," jelasnya.

Ditambahkan Dimyati, yang harus diperbuat untuk menghadapi tantangan bangsa sekaligus menjaga keutuhan dan kerukunan beragama adalah seluruh rakyat Indonesia merasakan sebagai satu saudara, satu nasib dan sepenanggungan.

"Jika bangsa ini sudah merasa sebagai satu keluarga, satu darah, maka akan mampu menjaga kerukunan antar umat beragama, menjaga keutuhan bangsa. Sekaligus mampu menghadapi tantangan bangsa baik internal atau global," tandasnya.

Adapun, seminar nasional itu sendiri diselenggarakan Fraksi PPP MPR bekerja sama dengan Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam ( FKPAI ). Dengan diikuti sekitar 200 peserta dari kalangan majelis talim dan masyarakat umum se-Jakarta Barat. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya