Berita

kpk/net

Politik

Pansel Diskualifikasi 10 Capim KPK Penyontek

SABTU, 11 JULI 2015 | 03:18 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pansel Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mendiskualifikasi calon pimpinan KPK yang menyontek saat ujian tertulis di Pusdiklat Sekretariat Negara.

Hal ini disampaikan Ketua Pansel Capim KPK, Destry Damayanti. Namun, ia enggan menyebut nama capim yang melanggar aturan itu.

"Saya enggak mau menyebut identitas ya. Yang pasti kalau udah ketahuan nyontek itu udah didiskualifikasi," ujar Destry di Jakarta, Jumat (10/7).


Destry mengaku, saat ujian berlangsung ada capim yang ditegur oleh panitia. Tapi ada juga yang langsung dicatat namanya oleh pansel, tanpa ditegur sebelumnya. Jumlah capim yang menyontek, kata ekonom tersebut, kurang dari 10 orang.

"Karena sudah didiskualifikasi, dia tidak bisa ikut tes makalah. Kalau berikan makalah, akan kami pinggirkan. Ini masalah integritas," tegas Destry seperti diberitakan RMOLJakarta.

Destry mengatakan, hasil ujian tertulis itu akan diumumkan pada 14 Juli mendatang. Karena itu, ia enggan menyebutkan identitas para capim yang didiskualifikasi. [ian]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya