Berita

Pertahanan

Marciano Norman Luncurkan Buku Tentang BIN

JUMAT, 10 JULI 2015 | 18:16 WIB | LAPORAN:

. Kepala Badan Intelejen Negara era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,  Letjen (Purn) Marciano Norman melauncing buku tentang pemikirannya selama menjabat bo intel.

Dalam buku yang berjudul Intelejen Negara: Mengawal Transformasi Indonesia Menuju Demokrasi yang Terkonsolidasi ini, Marciano menerangkan UU 17 tahun 2011 tentang intelejen negara jangan dijadikan hambatan dalam pekerjaan. Malah, UU tersebut menjadi payung hukum.

"Selama saya menjabat sebagai KaBIN 3 tahun 9 bulan, saya mengawali tugas tepat dengan berlakunya UU 17 tahun 2011. UU ini intelejen tidak lagi bebas sebebasnya. Dengan UU itu BIN bergerak di dalam payung hukum," terangnya dalam peluncuran bukunya, di Balai Kartini, Jumat (10/7).


Masih kata Marciano, dengan UU itu malah menjadi tantangan  tersendiri dalam mengubih kultur di intelejen, untuk memahami UU.

"Saya rasa dengan adanya UU itu kita dapat lakukan tugas secara optimal. Dalam buku ini bagaimana BIN bisa berikan kontribusi secara optimal," jelasnya.

Dalam buku itu juga dijelaskan kepiawaian BIN sehingga tidak melanggar HAM.

Sementara itu, pengamat Intelejen Wawan H Purwanto menambahkan, Marciano memiliki kepiawaian dan kemampuan saat memimpin BIN.

"Beliau memjmpin tidak ada gejolak besar. Riak ada. Dan pemerintahan selamat sampai akhir," pungkas Wawan di tempat yang sama. [sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya