Berita

agus hermanto/net

Politik

Putusan MK Legalkan Politik Dinasti Masih Bisa Ditinjau Ulang

KAMIS, 09 JULI 2015 | 12:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Permohonan uji materi yang diajukan oleh anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Adnan Purichta Ichsan atas Pasal 7 huruf r UU 8/2015 tentang Pilkada telah dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK). Artinya, MK telah menghapus batasan keikutsertaan anggota keluarga kepala daerah yang sudah atau sedang menjabat.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti putusan MK yang bersifat final dan mengikat tersebut. Namun begitu, ia menegaskan bahwa DPR bisa meninjau ulang keputusan tersebut jika keputusan itu berdampak negatif.

"Apabila sudah dilaksanakan evaluasi dan bawa dampak yang mudaratnya lebih banyak. Bisa ditinjau ulang," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 8/7).


Cara mengevaluasi sebuah putusan itu, lanjutnya, adalah melalui rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak terkait.

"Tapi jangan mereka-reka dulu karena itu nanti jadi kurang bijaksana," tandas politisi Demokrat tersebut.

MK mengabulkan judicial review ini adalah karena pasal yang membatasi keikutsertaan warga negara berpotensi melanggar konstitusi. Sebuah demokrasi yang sehat seharusnya melibatkan sebanyak mungkin partisipasi masyarakat dalam politik.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya