Berita

tifatul sembiring/net

PILKADA MEDAN

AAT: Tifatul Sembiring Di Atas Angin, Peluang Jadi Wali Kota Di Depan Mata

MINGGU, 05 JULI 2015 | 21:42 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jalan Tifatul Sembiring menjadi Walikota Medan terbuka lapang. Kebanyakan warga Medan menginginkan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu menjadi pemimpin mereka untuk lima tahun kedepan.

Demikian ramalan Ahmad Arief Tarigan (AAT). AAT yang dikenal sebagai praktisi simbol dan meditasi menyampaikan penglihatan bathinnya di acara "Membaca Profil Calon Walikota Medan dari Pendekatan Numerologi dan Kartu Tarot" di Jus Kuphi, Komplek Setia Budi Poin, Blon C-06, kemarin (Sabtu, 4/7).

Dari nama-nama calon usungan parpol yang beredar, kata dia, belum ada yang bisa menandingi potensi kemenangan Tifatul.


"Dia (Tifatul Sembiring) ini sudah di atas angin," katanya saat membacakan kartu tarot Tifatul Sembiring.

AAT melihat Tifatul sudah menyadari dirinya berada "di atas angin". Tifatul bahkan sangat percaya diri menatap Pilkada Medan Desember 2015. Hanya saja, rasa percaya diri yang dimiliki oleh Tifatul membuatnya cenderung tidak memaksimalkan seluruh kinerja yang dibutuhkan dalam menjaga peluang kemenangan.

"Karena merasa di atas angin, saat ini dia cenderung tidak berbuat apa-apa," ungkap AAT seperti dilansir medanbagus.com (grup RMOL).

Sementara itu, Praktisi Numerologi Robert Hamada yang dihadirkan untuk membaca sifat Tifatul Sembiring mengatakan mantan Presiden PKS itu memiliki sifat egois. Dari rumus phytagoras berdasarkan angka pada nama dan tanggal lahir yang menjadi acuan dalam menentukan angka numerologi Tifatul Sembiring, Robert Hamada menemukan bahwa Tifatul terlalu berorientasi kepada dirinya sendiri. Hal ini ditemukan dari banyaknya angka 1 pada segitiga rumus phytagoras yang dibaca oleh Robert.

"Angka 1 menunjukkan kemapanan, tapi ada tiga buah angka 1 pada Tifatul, terlalu mapan orang akan egois," ungkapnya.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya