Berita

knpi/net

Politik

Kemenpora Didesak Akui Kepengurusan KNPI Hasil Kongres Papua

MINGGU, 05 JULI 2015 | 03:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di bawah kepemimpinan Muhammad Rifai Darus hasil kongres di Papua pada akhir Februari lalu menuding ada pihak-pihak yang menginginkan organisasi kepemudaan itu terbelit konflik dan tercerai-berai. Karenanya, pengurus KNPI meminta anggota-anggotanya tidak terprovokasi dan mampu menangkis upaya pihak-pihak yang berupaya mengganggu agar konflik terus berlarut.

Menurut Ketua DPP KNPI bidang Organisasi Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Muhammad Risman Pasigai, upaya mengganggu organisasinya. Hal itu bisa dilihat dengan pihak-pihak yang mendukung kepengurusan KNPI di bawah Fadh A Rafiq hasil kongres luar biasa (KLB) di Jakarta beberapa waktu lalu.

"Pihak yang mengaku pengurus KNPI di luar hasil kongres XIV adalah ilegal. Jadi pihak yang mendukung kepengurusan KNPI di luar hasil kongres di Papua berarti berupaya membuat kondisi organisasi ini kurang kondusif," katanya melalui rilis ke media, Sabtu (4/7).


Risman lantas menyinggung kehadiran Ketua DPR RI Setya Novanto dalam rapat kerja nasional KNPI kubu Fadh di Hotel Sultan Jakarta, Jumat (3/7). Menurut Risman, manuver Novanto itu patut dipersoalkan.

Karenanya Risman juga mengharapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga mengakui kepengurusan KNPI di bawah M Rifai Darus.

"Jangan sampai KNPI ini malah seperti PSSI," tandasnya seperti diberitakan JPNN. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya