Berita

edwina prabowo/net

Pertahanan

Tipis Kemungkinan Letjen Ediwan Prabowo Jadi KSAD

KAMIS, 02 JULI 2015 | 15:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Letjen Ediwan Prabowo diprediksi tidak akan dipilih oleh Presiden Joko Widodo menjadi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo.

Pemerhati militer, Nayawan Persada mengatakan meski termasuk satu dari tiga Pati bintang tiga yang ada di TNI AD saat ini, kecil kemungkinan Ediwan Prabowo diangkat menjadi KSAD.

"Selain jabatan bintang tiga Ediwan Prabowo baru sekali promosi, yakni di Sekjen Kemhan, jabatan bintang tiga Ediwan Prabowo saat ini bukanlah jabatan di struktur TNI," ujar pemerhati militer, Nayawan Persada kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (2/7).


Selama ini, kata Nayawan, yang menjadi KSAD berasal dari Pati bintang tiga yang jabatannya masuk di struktur TNI seperti Wakasad, Pangkostrad, Dansesko TNI, dan KaBais TNI. Memang ada yang diluar kebiasaan itu, tapi bintang tiganya sudah senior, sudah dua kali dapat jabatan di bintang tiga. Kasus ini terjadi pada Jenderal Budiman.

Jalan Edwina kemungkinan besar tidak akan mulus karena pertimbangan kekuasaan rezim. Seolah menjadi tradisi, katanya, pada pergantian pemerintah jarang ada Pati yang diusung pemerintah sebelumnya, kemudian bisa diterima oleh pemerintah selanjutnya untuk menduduki posisi strategis di TNI.

"Edwina pernah menjadi Sespri Presiden SBY," tukas Nayawan yang lulusan Ilmu Politik FISIP UI.[dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya