Berita

ahmad basarah/net

Politik

PDIP Sarankan Jokowi Rangkul KMP

KAMIS, 02 JULI 2015 | 14:37 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Perombakan kabinet merupakan antithesa dari tidak efektifnya kinerja pemerintahan Jokowi-JK, mengingat di parlemen jumlah pendukung pemerintah sedikit. Untuk itu, menjadi penting bagi pemerintah merangkul beberapa fraksi lagi di DPR, termasuk fraksi yang berada di KMP.

Begitu kata Wasekjen DPP PDIP Ahmad Basarah saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Kamis, 2/7).

"Kalau mau realistis, karena dukungan di parlemen belum signifikan. Banyak yang harus jadi persetujuan di DPR. Kalau tidak didukung 50 plus 1 dia akan menghadapi hambatan politik. Presiden harus pertimbangkan agar dukungan politik bertambah. Atas dasar itu presiden perlu melibatkan kader di luar KIH," sambungnya.


Selain itu, lanjut Basarah, Presiden Jokowi juga harus mencari menteri yang kompeten di bidang masing-masing. Sehingga ada dua keuntungan sekaligus yang akan diterima pemerintah.

"Presiden juga harus mencari menteri yang kompeten, sehingga dia mendapatkan multi benefit," tandas anggota Komisi III DPR RI ini. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya