Berita

Politik

Kang TB: Ada Info Sipil Bayar Tarif Tertentu Numpang Hercules

RABU, 01 JULI 2015 | 11:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Medan, Sumatera Utara telah menewaskan sebanyak 110 penumpang dan 12 kru pesawat. Dari 110 penumpang itu diketahui terdapat warga sipil yang ikut dalam penerbangan dari Medan menuju Tanjung Pinang.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengaku mendapatkan informasi bahwa ada penumpang sipil yang diduga membayar tarif tertentu agar dapat menumpang pesawat Hercules buatan tahun 1964 itu.

"Saya dapat informasi ada yang bayar sampai Rp 900 ribu (untuk menumpang) tapi sedang saya cek benar atau tidak. Padahal kalau pakai pesawat sipil saja tak sampai semahal begitu dan kini sedang diinvestigasi," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 1/7).


Kang TB menegaskan, sejatinya pesawat Hercules hanya diperbolehkan mengangkut personel atau barang dengan tujuan operasi militer. Pesawat ini bisa berubah fungsi jadi alat angkut jika keadaan bencana dan darurat. Bisa juga untuk mengangkut pejabat daerah atau keluarga prajurit yang bertugas.

"Di dalam prosedurnya itu dibenarkan untuk mengangkut logistik bila ada bencana, keluarga prajurit yang bertugas di daerah, atau pemerintah daerah untuk keperluan tugas, itu yang menurut ketentuannya," lanjutnya.

Setiap penumpang, lanjutnya, juga harus tercantum namanya dalam manifes penumpang dan terlebih dahulu mendapat izin komandan pangkalan atau lanud.

"Yang naik pesawat harus ada di daftar manifes dan seizin komandan pangkalan. Selain itu juga yang paling penting harus murni keluarga prajurit TNI yang bertugas di situ," tandasnya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya