Berita

fahri hamzah/net

Politik

Fahri Hamzah Tidak Kaget Ada Menteri yang Menghina Presiden Jokowi

SENIN, 29 JUNI 2015 | 12:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mengaku tidak kaget jika ada menteri yang menghina Presiden Jokowi. Pasalnya, ia sudah kerap mendengar kabar bahwa menteri Kabinet Kerja memang tidak kompak satu sama lain.

"Saya mendengar kabinet ini memang jalan-jalan sendiri, tidak harmonis, satu sama lain ada yang tidak saling bicara. Sekarang diungkap lagi sama Pak Tjahjo," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 29/6).

Ia meminta agar pemerintah segera mengklarifikasi masalah menteri penghina Jokowi. Wasekjen DPP PKS ini juga mendukung agar menteri bersangkutan dirombak saat reshuffle kabinet.


"Kami mendukung perombakan kabinet dilakukan. Segera klarifikasi dan (menteri yang suka menghina Presiden) ya diakhiri," tandasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan ada menteri di dalam Kabinet Kerja yang menghina Presiden Joko Widodo.
Hinaan itu, kata dia, dilontarkan usai rapat di Istana Negara beberapa waktu lalu.

"Ada menteri yang menghina Presiden. Pembantu Presiden malah menghina," kata Tjahjo di Jalan Denpasar Raya, Minggu (28/6).

Sementara itu, politisi PDIP Masinton Pasaribu membeberkan ciri-ciri menteri itu. Kata dia, sang menteri bukan berasal dari kader partai pendukung, berjenis kelamin perempuan, dan berada di sektor perekonomian.[wid]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya