Berita

menteri susi pudjiastuti/net

IZIN USAHA PERIKANAN

MTJ: Kami Patuh dan Loyal pada Keputusan Pemerintah

SELASA, 23 JUNI 2015 | 00:54 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sejak pemerintah mengambil kebijakan moratorium izin usaha perikanan tangkap beberapa waktu lalu, PT Maritim Timur Jaya (MTJ) mengambil sikap tegas mematuhi dan melaksanakan keputusan tersebut.

Sikap serupa juga diambil PT MTJ dalam menyikapi keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang mencabut semua izin usaha perikanan yang dimiliki PT MTJ, baik izin kapal penangkap ikan (SIPI), izin kapal pengangkut ikan (SIKPI) maupun izin usaha perikanan (SIUP).

"Kami selalu patuh ‎dan loyal pada apapun keputusan pemerintah," ujar Dirut PT MTJ Lesmana, Senin malam (22/6).


"Sejak pemerintah mengambil kebijakan moratorium izin usaha perikanan tangkap pun, PT MTJ sudah melaksanakan keputusan itu," sambungnya.

Pencabutan izin usaha perikanan PT MTJ disampaikan Menteri Pudjiastuti di Senin pagi di kantornya.

Selain PT MTJ, Susi Pudjiastuti juga mencabut isin usaha empat perusahaan perikanan lainnya, yakni PT Dwikarya Reksa Abadi di Wanam (Papua), PT Indojurong Fishing Industries di Penambulai (Maluku), PT Pusaka Benjina Resources (Maluku), dan PT Mabiru Industries (Maluku).

Susi juga telah menyampaikan keputusan pencabutan izin usaha perikanan kelima perusahaan ini kepada Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin siang. [dem]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya