Berita

Lukman Edy/net

Politik

DPR Minta KPU Tindak Lanjuti Hasil Audit BPK Sebelum Gelaran Pilkada

SENIN, 22 JUNI 2015 | 12:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Komisi II DPR meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk segera menindaklanjuti hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap penyelenggaran pemilu yang diduga merugikan negara hingga Rp 334 miliar. Tindak lanjut itu harus diselesaikan sebelum pelaksanaan Pilkada Serentak dihelat.

Begitu kata Wakil Ketua Komisi II Lukman Edy saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 22/6).

"Kita minta, karena menyangkut kredibilitas demokrasi. Auditnya ditindaklanjuti secara komprehensif. Kita minta secepat mungkin sebelum agenda (pilkada serentak) berjalan," ujar politisi PKB itu.


Namun begitu, Lukman membantah bahwa temuan BPK ini akan berujung pada penundaan pelaksanaan Pilkada Serentak 2015 yang akan digelar 9 Desember mendatang.  
"Tidak ada sangkut pautnya dengan pendaftaran Pilkada Serentak," pungkasnya. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya