Berita

eva kusuma sundari/net

Politik

Eva Sundari: Justru Faisal Basri yang Neolib!

SELASA, 16 JUNI 2015 | 16:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari mengaku bingung dengan komentar Faisal Basri yang menyebut Presiden Joko Widodo lebih neolib ketimbang Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Eva bingung lantaran menilai Faisal Basri adalah seorang yang pro neolib, pro perdagangan bebas, anti subsidi dan agak sinis dengan sistem ekonomi Pancasila. Hal itu nampak saat Faisal menjadi saksi di Pansus Century yang mendukung bailout.

"Jadi apa maksud statement beliau, mendukung kebijakan BBM atau kesal? Karena Presiden Jokowi tidak menghilangkan subsidi dan hanya mengalihkan dari indirect menjadi direct ke kelompok yang membutuhkan," terangnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Selasa, 16/6).


Eva menambahkan, jika memang Presiden Jokowi adalah seorang neolib, maka Presiden Jokowi akan menolak mengimplementasikan universal covering untuk bidang kesehatan. Hal itu sebagaimana saat kelompok konservatif neolib melawan Obama's Cares.

"Memang tidak mungkin dalam delapan bulan bisa membereskan struktur ekonomi dan praktek puluhan tahun yang tidak sesuai Pasal 33 UUD 1945. Tapi komitmen politik terhadap strategi Trisakti dalam kabinet sudah merupakan bukti Jokowi merakyat ketimbang presiden sebelumnya," sambungnya.

"Memang masih banyak hambatan, tapi itu janji kampanye yang sudah dimulai diimplementasikan. Seharusnya kita dukung untuk menuju kedaulatan politik, berdikari ekonomi dan berkepribadian dalam budaya.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya