Berita

demokrat/net

Politik

Demokrat Bimbang Sikapi Dana Aspirasi

SENIN, 15 JUNI 2015 | 19:32 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Demokrat masih bimbang dalam menentukan sikap terkait dana aspirasi Rp 20 miliar per anggota yang saat ini sedang dibahas di gedung DPR.

Dalam sebuah pernyataaan sikap, Partai Demokrat tampak mengambang bersikap. Di satu sisi menghargai usulan itu karena termaktub dalam UU MD3, tapi di sisi lain partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berkaca pengguliran wacana serupa di tahun 2010.

Saat itu Partai Demokrat yang bertindak sebagai partai penguasa menolak usulan DPR itu. Alasannya, Demokrat saat itu bingung dengan pertanyaan mengenai skema dana aspirasi dalam penganggaran negara dan daerah, agar tidak terjadi benturan rencana dengan pihak eksekutif. Selain itu, Demokrat kala itu juga tidak bisa memastikan bahwa skema dana aspirasi ini tidak disalahgunakan.


Bahkan dalam sebuah kesimpulan pernyataan sikap yang dibawakan Ketua Fraksi Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas menggambarkan sebuah kegalauan. Pasalnya, alih-alih bersikap menolak atau mendukung, Demokrat justru meminta kembali penjelasan pemerintah.

"Sikap Partai Demokrat saat ini adalah meminta pemerintah memberikan penjelasan posisinya dalam masalah ini, di hadapan fakta objektid kelesuan ekonomi dan menurunnya daya beli rakyat yang membutuhkan prioritas kebijakan pemerintah," ujar Ibas dalam konferensi di ruang Fraksi Demokrat, gedung DPR, Senayan, Jakarta (Senin, 15/6).

Senada dengan hal itu, jurubicara Demokrat Rahlan Nasidiq juga menegaskan bahwa partainya akan menunggu pemerintah menunjukkan sikap atas beberapa pertanyaan yang membuat bimbang Demokrat, sebelum mengeluarkan sikap mendukung atau menolak.

"Menunggu pemerintah menunjukkan sikapnya, terkait pertanyaan-pertanyaan tadi," tandasnya. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Perang di Meja Runding

Kamis, 09 April 2026 | 06:16

Kecanggihan Alat Perang AS-Israel Bisa Dikalahkan

Kamis, 09 April 2026 | 06:04

Polisi di Jateng Dilaporkan Usai Rekam Polwan Mandi

Kamis, 09 April 2026 | 05:36

Tatanan Baru Dunia di Bawah Naungan Syariah Islam dan Khilafah

Kamis, 09 April 2026 | 05:26

Pemuda di Solo Tanam Ganja di Rumah

Kamis, 09 April 2026 | 05:10

Polda Sumsel Pamerkan 1.715 Unit Motor Hasil Curian

Kamis, 09 April 2026 | 04:20

Bandung Masuk 5 Besar Destinasi Wisata Terpopuler di Asia

Kamis, 09 April 2026 | 04:16

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas

Kamis, 09 April 2026 | 04:01

Mental Baja di Ujung Kiamat, Iran Tetap Berkata ‘Tidak’

Kamis, 09 April 2026 | 03:30

Jusuf Kalla Tersinggung Berat Omongan Rismon

Kamis, 09 April 2026 | 03:28

Selengkapnya