Penampilan Timea Bacsinszky mampu memukau penonton di Roland Garros. Petenis underdog ini berhasil melumpuhkan petenis ungÂgulan Alison Van Uytvanck di perempat final Perancis Terbuka 2015. Performanya membuat Serena Williams yang menjadi akan lawannya di semifinal gemetar.
Bacsinszky, rupanya meÂnyimpan kisah mengharukan dalam perjalanan kariernya hingga seperti sekarang.
Petenis asal Swiss itu semula tidak diunggulkan pada turnaÂmen ini, tapi dia sukses melaju dan memberikan kejutan tanpa henti. Setelah di babak keempat menyingkirkan petenis ungguÂlan Petra Kvitova, di perempat final Alison Van Uytvanck jadi korban terakhirnya.
Bacsinszky hanyalah bekas pegawai hotel di Swiss yang beralih profesi sebagai petenis. Sebenarnya keputusan tersebut hanyalah meneruskan cita-cita sang ayah, Igor. Bacsinszky sempat menolak tenis dan lebih memilih belajar manajemen hotel sewaktu remaja.
Dua tahun lalu, petenis berusia 25 tahun itu memutuskan kembali ke lapangan tanah liat untuk bermain tenis lagi setelah berbicara pada bosnya di hotel.
Dua tahun sekemÂbalinya berkiprah di tenis, peringkat dunianya terus merangkak. Saat ini, Bacsinszky berada di posisi ke-24, namun peringkat 15 besar dunia akan didapatnya setelah tampil impresif di Prancis Terbuka kali ini.
Di semifinal, Bacsinszky akan berhÂadapan dengan Serena Williams, petenis nomor satu dunia. Pertemuan nanti adalah yang ketiga bagi keduanya seÂjak 2010 lalu. Sebebelumnya, mereka pernah berhadapan di Roma Master 2010 dan Indian Wells 2015 lalu.
Dua pertandingan tersebut berhasil dimenangkan Serena. Tapi adik kandung Venus Williams itu selalu dibuat kesal dengan permainan Bacsinszky yang menyulitkannya.
Bacsinszky berjanji, akan kembali memberikan kesulitan lain pada lawannya di babak empat besar. "Saya seseorang yang spontan, jadi mari kita lihat bagaimana permainan spontan saya di lapangan dengan banyak
drop shot atau yang lainnya," katanya dilansir
ndtv.Bagi Serena, sosok Bacsinszky merupakan lawan yang harus diwaspadai. Berdasarkan pengalamannya, Bacsinszky adalah lawan yang tak kenal lelah di lapangan.
"Saya harus bertarung makÂsimal. Saya butuh bermain tenang dan jika saya menang maka akan hebat," ujar Serena. ***