Berita

Olahraga

DPD RI MInta Kisruh Sepakbola Segera Dituntaskan

RABU, 03 JUNI 2015 | 19:28 WIB | LAPORAN:

. Dewan Perwakilan Daerah RI berharap agar kisruh sepakbola yang terjadi berlarut-larut bisa segera diselesaikan. Anggota Komite III DPD RI, Habib H. Said Ismail mengatakan penyelesaian tersebut penting dilakukan agar masyarakat sepakbola tidak semakin dirugikan.

Habib Said mengatakan itu dalam acara Dialog Kenegaraan yang diselenggarakan di DPD RI, Senayan, Jakarta, Rabu, (3/6).

Menurutnya, konflik dalam dunia sepakbola Indonesia yang melibatkan antara Kemenpora dan PSSI terkait keberadaan mafia sepakbola, dan berakhir pada adanya sanksi dari FIFA menjadi sorotan Komite III yang salah satunya menangani dunia olahraga.


"Permasalahan gaji yang terlambat dan permasalahan ekonomi yang dialami oleh mantan atlet sepakbola yang dulu berprestasi, juga menjadi salah satu permasalahan yang harus segera ditangani," terang dia.

Zuhairi Misrawi yang Koordinator Tim Transisi Pembenahan Tata Kelola Sepakbola Indonesia, juga berpendapat sama. Kata dia, persoalan sepakbola Indonesia mulai dari tidak adanya prestasi, tidak adanya transparansi dalam pengelolaan uang penyelenggaraan sepakbola, dan kasus-kasus mafia judi serta kekerasan dalam sepakbola.

Sementara itu, Head of Legal Division Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Jannes H. Silitonga mengatakan, masalah sepakbola Indonesia saat ini merugikan para pemain yang menggantungkan pendapatannya dari permainan sepakbola.

"Pemain sepakbola di Indonesia kurang diperhatikan baik oleh PSSI atau Kemenpora, seperti permasalahan penggajian, ataupun perawatan saat cedera. Salah satu akibat dari kisruh adalah terhentinya pertandingan sepakbola, yang terjadi adalah tidak diperolehnya pendapatan dan nasib yang tidak jelas bagi para pemain," terang Jannes. [sam]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya