Berita

Politik

Muslim Australia Segera Salurkan Bantuan untuk Imigran Rohingya

MINGGU, 31 MEI 2015 | 01:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aussi Relief, sebuah lembaga sosial dari Australia menyatakan akan menyalurkan bantuan kemanusian dalam jumlah besar kepada seluruh imigran Rohingya yang berada di Aceh. Bantuan itu akan diberikan dalam waktu dekat. Sementara sumber dana berasal dari sumbangan masyarakat muslim Negeri Kangguru tersebut.
 
"Ini kunjungan pertama ke Aceh Utara. Tahap awal kami akan melakukan pendataan kebutuhan para pengungsi, selanjutnya kami akan datang kembali dengan bantuan yang lebih besar," ungkap Thomas Taufik, pekerja Aussi Relief dalam jumpat pers di Masjid Baiturrahman, Lhokseumawe, kemarin.
 
Bersama rekan timnya Fuad Barhum dan pengurus Aussi Relief Indonesia, Thomas menjelaskan, kedatangan mereka ke Aceh Utara tidak semata-mata memberikan bantuan, tetapi juga membawa misi kemanusian yang lebih besar yakni untuk meyakinkan pemerintah Australia untuk menerima Imigran Rohingya yang ingin mencari suaka ke sana.
 

 
"Kami akan merekam kondisi pengungsi dan bahan itu akan kami sampaikan ke pemerintah Australia melalui perlemen, bahwasanya Aceh saja menerima pengungsi kenapa Australia yang begitu besar dan negara besar masih menolak imigran Rohingya," sebut Fuad Barhum dengan bahasa Indonesia yang kurang fasih, sebagaimana dilansir JPNN.
 

Setelah menginap semalam di Lhokseumawe, tim yang berjumlah 10 orang tersebut berangkat ke lokasi pengungsi di Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang Aceh Utara pada Sabtu (30/5) sekitar pukul 5.30 WIB. 

Di sana Thomas dan Fuad menyerahkan bantuan berupa, pakaian dalam wanita dan pria, perangkat mandi, sarung, serta beberapa bantuan lainnya.
 
Kemudian sekitar pukul 9.00 WIB, rombongan mengungjungi LPTQ Aceh Utara di Kota Lhoksukon, setelah itu langsung  bertolak ke bandara Malikussaleh untuk kembali ke Jakarta dan berjanji akan kembali pada awal Ramadhan nanti sebagai lanjutan dari kunjungan pertama ini. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya