Berita

rustawi/net

Politik

Rustawi Sulit Dibebaskan karena Bawa Bom ke Brunei

SABTU, 30 MEI 2015 | 01:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seorang WNI bernama Rustawi Tomo Kabul ditahan di Brunei Darussalam karena kedapatan membawa bom ikan dan peluru. Rustawi ditangkap saat transit di Brunei sebelum menuju Jeddah dalam rangkaian perjalanan ibadah umroh.

Sementara itu, pemerintah Indonesia juga telah memberikan pendampingan hukum paada WNI asal Malang, Jawa Timur itu. Direktur Perlindungan WNI Lalu Muhammad Iqbal mengatakan pada persidangan terakhir 25 Mei lalu, pengacara sudah mengajukan penebusan uang atau bail bebas. Hal ini agar Rustawi bisa segera bebas dari tahanan. Namun sayang, pihak berwenang menganggap kasus ini terlampau serius sehingga tidak bisa dibebaskan begitu saja.

"Pengacara memintakan bail bebas namun hakim menolak bail bebas dengan alasan karena kasus yang dihadapi Rustawi sangat serius," ujar Iqbal kepada wartawan (Jumat (29/5).


Berdasarkan keterangan, di penjara itu Rustawi akan menunggu pemeriksaan dan penyelidikan lanjutan. Iqbal mengatakan bahwa majelis hakim telah menjadwalkan sidang lanjutan pada 8 Juni 2015 nanti. Sementara terkait sinergi pemeriksaan pihak Brunei yang rencaananya akan bertandang ke Malang, belum ada penjelasan paasti soal hal ini.

"Tahanan pindah ke jerudong (sampai perawatan rustawi di ripas selesai) dan sidang berikut  8 Juni. Terima kasih," tandasnya.[ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya