Berita

mustafa ali yakub/net

Imam Besar Istiqlal: Isu Terompet Sangkakala Sengaja Dihembuskan Kaum Zionis

SABTU, 30 MEI 2015 | 00:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Isu suara terompet sangkalala yang terdengar dari langit di beberapa negara Eropa diduga sengaja disebar untuk membuat resah umat Islam. Suara tersebut sengaja dibuat untuk menciptakan isu yang kemudian hangat dibicarakan di seluruh dunia.

Begitu kata Imam Besar Masjid Istiqlal, Ali Mustafa Yaqub saat dtemui wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jakarta (Jumat, 29/5).

"Itu tujuannya untuk meresahkan umat. Sekarang itu dia tahu ada keterangan soal terompet, enggak ada itu, itu tujuan untuk mengacau," katanya.


Menurut Mustafa, pengembus isu tersebut adalah kaum zionis yang ingin menciptakan kegaduhan di tengah-tengah masyarakat.

"Itu zionis, tertulis dalam protokol nomor 7 (milik mereka)," ungkapnya.

Isu suara terompet sangkakala itu, lanjut dia, mirip dengan wacana pembongkaran makam Nabi Muhammad di Madinah. Rencana tersebut sempat membuat umat Islam di seluruh dunia bergejolak.

"Di semua wilayah eropa dan benua-benua lain itu mereka menciptakan konflik dan api permusuhan, termasuk makam nabi mau dibongkar," tegasnya.

Lebih lanjut, Mustafa berharap agar masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu aneh yang dihembuskan, termasuk soal suara terompet sangkakala ini.

"Enggak usah terpengaruh dengan isu-isu tersebut," tandasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya