Berita

Olahraga

BOPI: Rekomendasi Bodong untuk Persipura, Opini Sangat Provokatif

RABU, 27 MEI 2015 | 16:56 WIB | LAPORAN:

Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menolak dijadikan kambing hitam atas batalnya pertandingan Persipura Jayapura melawan Pahang FA di babak 16 besar AFC Cup, yang semestinya digelar Selasa (26/5) lalu .

Sekretaris Jenderal BOPI, Heru Nugroho menegaskan, tidak ada rekomendasi bodong untuk Persipura, seperti diopinikan di sejumlah media, bahkan pula pada rapat dengar pendapat di Komisi X DPR. Justru, menurut Heru, itu opini menyesatkan dan sangat provokatif.

"Penyesatan opini yang dilakukan secara masif tersebut, dikhawatirkan mengganggu rasa kebersamaan dan persaudaraan bangsa, hingga kami beranggapan upaya tersebut menyerupai aksi teror," tegas Heru melalui siaran pers yang diterima, sesaat lalu (Rabu, 27/5).


BOPI, jelas Heru, sudah menyampaikan kronologi proses pengajuan surat permohonan rekomendasi dari Persipura. Permohonan itu berhasil diproses oleh BOPI hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, seperti tertera pada kronologi yang sudah disebarkan ke publik.

Oleh karenanya, BOPI saat ini sedang melacak nara sumber pertama yang menyebarkan opini penyesatan tersebut, untuk nantinya akan dilaporkan ke pihak berwajib dan diminta pertanggungjawabannya secara hukum formal yang berlaku di negara ini.

"Karena ulah tersebut kami anggap sebagai upaya yang membahayakan rasa persaudaraan dan kebangsaan," pungkas Heru.

Sebelumnya Ketua BOPI, Noor Aman mengakui ada kesalahan ketika memproses surat rekomendasi untuk Persipura. Dia belum membubuhkan tanda tangan saat mengirimkan surat itu ke pihak Mutiara Hitam. Namun, kesalahan itu segera diperbaiki oleh pihak BOPI.

"Rekomendasi sudah dikirimkan. Selanjutnya, tanggung jawab dari yang bersangkutan. Persib Bandung lancar-lancar saja," ucap Noor Aman.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya