Berita

Masyarakat Bisa Gunakan Internet agar Terhindar dari Penipuan Akademis

SELASA, 26 MEI 2015 | 14:44 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Masyarakat diajak memanfaatkan kemajuan teknologi informasi seperti internet untuk memilih lembaga pendidikan yang berkualitas. Dengan begitu, masyarakat dapat terhindar dari praktik jual-beli ijazah palsu.
 
"Internet membantu masyarakat dalam menilai karateristik dan kredibilitas dari sebuah Perguruan Tinggi sehingga bisa terhindar dari penipuan akademis. Kemajuan teknologi juga bisa memudahkan masyarakat mencari rekam jejak dari sebuah Perguruan Tinggi," kata Ketua Alumni University of California, Berkeley di Indonesia, Bambang Susantono, dalam keterangan beberapa saat lalu (Selasa, 26/5).

Menurut Bambang, institusi pendidikan yang berkualitas memiliki fasilitas pendidikan mumpuni yang bisa dilihat secara kasat mata. Di samping itu, kualifikasi pengajar, silabus dan metode pengajaran akan sangat menentukan kualitas dari lulusannya. Dengan kemajuan teknologi informasi saat ini maka informasi tersebut mudah digali dengan berselancar di dunia maya.
 

 
Menurutnya, kampus bertaraf internasional seperti University of California, Berkeley atau Harvard Business School tidak akan sembarangan melakukan kerja sama dengan pihak kampus lain. Perjanjian kerja sama hanya akan dilaksanakan apabila kedua kampus dianggap setara dalam hal kualitas pendidikan. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya