Berita

Olahraga

Kemenpora Surati Kemensetneg Supaya PSSI Tidak Difasilitasi

JUMAT, 22 MEI 2015 | 08:57 WIB | LAPORAN:

Sikap tegas benar-benar diperlihatkan Kementerian Olahraga dan Pemuda (Kemenpora) terhadap Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi melalui sekretarisnya telah mengirim surat kepada sekretaris Mensekneg agar tidak memberikan fasilitas kepada PSSI sebagai otoritas tertinggi sepakbola Indonesia. Surat itu sudah beredar di kalangan wartawan dengan nomor surat 01964/SET/V/2015 yang ditandatangani oleh Sesmenpora, Alfitra Salamm.

Dalam surat tersebut, Menpora menegaskan bahwa seluruh kegiatan PSSI tidak diakui pemerintah dan Sesmensekneg diharapkan tidak memberikan fasillitas kepada PSSI terkait dengan penggunaan fasilitas di Senayan, Jakarta.


Wakil Ketua Umum PSSI, Erwin Dwi Budiawan menilai Menpora, Imam Nahrawi dan lembaganya, Kemenpora semakin otoriter. Hal ini disampaikannya termasuk untuk merespon surat Kemenpora bernomor 01964/SET/V/2015, yang beredar.

Surat yang ditandatangani oleh Sesmenpora ditujukan kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg). Itu agar Kemensetneg tidak memberikan pelayanan dan fasilitas kepada PSSI.

Permintaan disampaikan dengan berpatokan terhadap sanksi administratif berupa pembekuan, yang sebelumnya dijatuhkan Kemenpora. PSSI di bawah komando La Nyalla M. Mattalitti dianggap sudah ada walau FIFA dan AFC belum menarik pengakuannya.

"Kami akan berkoordinasi dengan internal kami terkait dengan surat ini," kata Erwin Dwi Budiawan dalam rilis.

Selain kepada Kemensetneg, Kemenpora juga meminta seluruh jajaran pemerintahan di tingkat pusat maupun daerah termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak memberikan lagi pelayanan dan fasilitas kepada kepengurusan PSSI serta untuk seluruh kegiatan keolahragaannya. Ini sampai kepengurusan PSSI yang baru dibentuk Kemenpora lewat Tim Transisinya.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya