Berita

ilustrasi/net

Komisi III Yakin Pansel KPK Tidak Bisa Dititipi Calon

KAMIS, 21 MEI 2015 | 15:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Presiden Joko Widodo tak hanya menunjuk orang yang berlatar belakang hukum dalam tim panitia seleksi (Pansel) pimpinan KPK , tetapi juga turut menunjuk orang yang berlatar belakang bukan orang hukum. Sehingga, tim yang dihuni para perempuan ini dinilai bisa menjadi komposisi yang seimbang.

"Saya apresiasi tim ini. Ada anggota tim pansel yang berlatar belakang manajemen dan sosiolog, itu bagus. Karena ini akan memperkuat lembaga KPK," anggota Komisi III DPR Arsul Sani saat dihubungi (Kamis, 21/5).

"Keuntungan dari tim yang berimbang itu mencerminkan pemerintah ke depannya akan membuat KPK berimbang antara fokus pencegahan, penindakan dan fokus kelembagaan," sambungnya.


Wasekjen DPP PPP kubu Romahurmuzy ini juga mengapresiasi langkah Jokowi yang tidak menunjuk nama-nama tim yang beredar di media. Sebab, kata dia, dari nama-nama yang beredar tersebut ada sosok yang tidak pro terhadap pemberantasan korupsi.

"Tim pansel ini juga tujuannya untuk menghindari kontroversi karena ada nama-nama yang beredar di media itu. Ada yang tidak pro terhadap pemberantasan korupsi. Nah presiden coba menghindari itu," lanjutnya.

Lebih lanjut, Arsul yakin bahwa tim pansel ini tidak akan menyodorkan 'titipan' calon pimpinan KPK.

"Saya yakin tim ini lebih resisten untuk menghindari titipan," tandasnya. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya