Berita

presiden jokowi

DPR Berharap Presiden Tidak Lagi Membuat UU

RABU, 20 MEI 2015 | 16:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden dinilai terlalu dominan dalam membuat UU. Hal ini menjadi masalah dalam demokrasi di Indonesia.

Atas dasar itu, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai Presiden sebaiknya tidak lagi membuat UU di negeri ini.

"Menurut saya, problem demokrasi kita itu lantaran Presiden terlalu dominan membuat UU. Makanya, ke depan saya ingin presiden jangan membuat UU. Yang buat DPR saja," ujar Fahri saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 20/5).


Wasekjen DPP PKS itu menilai bahwa cara merealisasikan hal ini adalah melalui amandemen kelima UUD 1945. Penghapusan Presiden sebagai pembuat UU sangat penting. Namun begitu, penghapusan ini harus diimbangi dengan pusat kajian legislasi di DPR yang memadahi mengenai pembuatan UU.

"Sebab kelemahan pembuatan UU itu karena brain untuk membuat UU belum ada. Belum ada pusat kajian legislasi di DPR yang memadahi. Padahal pusat kajian itu harus permanen. Sehingga pembuatan UU tidak harus tergantung pada anggota dewan yang datang dan pergi lima tahun sekali," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya