Berita

bambang brodjonegoro/net

Menteri Keuangan: Kinerja Ekspor Jadi Faktor Utama Melambatnya Aktivitas Ekonomi

RABU, 20 MEI 2015 | 13:31 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Perlambatan ekonomi nasional sudah terjadi sejak empat tahun terakhir ini.

Demikian disampaikan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro dalam pidato soal Pengantar dan Keterangan Pemerintah atas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Pokok Kebijakan Fiskal (PEM PPKF) Tahun Anggaran 2016, pada rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu. 20/5).

Bahkan dalam tahun 2014 kemarin, pertumbuhan ekonomi nasional hanya mencapai 5 persen, jauh lebih rendah dibandingkan dengan laju pertumbuhan tiga tahun sebelumnya, yang masih di atas 6 persen," kata Bambang.


Bambang menjelaskan, kinerja ekspor menjadi faktor utama melambatnya aktivitas ekonomi nasional. Kinerja ekspor menurun akibat pelemahan permintaan global dan merosotnya harga komoditas internasional.

"Selain berdampak pada kinerja pertumbuhan ekonomi, melemahnya kinerja ekspor telah berdampak pada kondisi neraca pembayaran Indonesia, khususnya neraca transaksi berjalan (current account). Sejak tahun 2012, neraca transaksi berjalan Indonesia terus mengalami defisit yang cukup besar," jelas Bambang.

Selain itu, lanjut Bambang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga mengalami tekanan karena penghentian stimulus moneter oleh bank sentral AS, dan tekanan pada transaksi berjalan. Saat ini dolar sudah menembus Rp 13.000. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya