Berita

saan mustopa/net

Saan Mustopa Heran UU Pilkada Sudah Mau Direvisi Lagi

SENIN, 18 MEI 2015 | 12:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Rencana DPR untuk merevisi UU Parpol 2/2011 dan UU 8/2015 tentang Pilkada menuai kritik dari Partai Demokrat.

Kritik itu sebagaimana disampaikan anggota Komisi II Fraksi Partai Demokrat, Saan Mustopa yang mengaku heran jika UU Pilkada akan direvisi. Mengingat, UU tersebut baru saja disahkan tahun ini dan belum sama sekali dijalankan.

"UU Pilkada baru direvisi. Belum digunakan masa sudah direvisi lagi. Hal ini belum ada yang urgent untuk revisi UU Pilkada," kata Saan saat ditemui di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta (Senin, 18/5).


Menurutnya, revisi UU ini akan menghambat agenda-agenda penting lain yang ada di DPR. Selain itu, lanjutnya, kredibilitas lembaga legislatif itu akan dipertanyakan publik jika terlalu gampang merevisi UU.‎ Terlebih, jika revisi tersebut didasari atas kepentingan-kepentingan kelompok di DPR.

"Kalau ada persoalan lain, kita cari solusi yang terbaik. Kalau ini terus direvisi akan ganggu performance dan kredibilitas DPR. Saya tidak mengerti, tapi kalau mereka sudah rapat konsultasi dan punya kesepakatan yang sama, jadi nanti tinggal dijalankan. Tapi ini terkait reputasi DPR dalam membuat UU," ujar wakil ketua Baleg tersebut. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya