Berita

China juara sepuluh kali/net

Olahraga

China Juara, Menpora Apresiasi Indonesia

Piala Sudirman
SENIN, 18 MEI 2015 | 09:08 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Tuan rumah sekaligus juara bertahan China kembali memper­tahankan gelar Piala Sudirman. Tim Negeri Tirai Bambu menun­dukkan Jepang 3-0 dalam final di Dongguan, kemarin.

Ganda putra Fu Haifeng/Zhang Nan membuka kemenangan China dengan mengalahkan Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa lewat pertarungan tiga set 21-17 20-22 21-17. Laga ini memakan waktu satu jam 19 menit.

Di partai kedua, tunggal putri Li Xuerui menambah keunggulan China menjadi 2-0 setelah menga­tasi perlawanan Akane Yamaguchi dengan 23-21 21-14.


Di nomor ketiga, pemain tunggal putra China, Lin Dan, tanpa kesulitan berarti berhasil menaklukkan rivalnya, Takuma Ueda, dengan 21-15 21-13.

Dengan kemenangan di tiga nomor ini, maka China tampil sebagai juara tanpa perlu melan­jutkan dua partai lainnya.

Dengan kemenangan ini China untuk kelima kalinya berturut-turut berhasil mempertahankan supremasi tertinggi di kejuaraan beregu campuran dunia itu. Total mereka sudah mengoleksi 10 titel juara dari 11 kali beruntun masuk final.

Catatan lain, China selalu mengalahkan lawan-lawannya dengan skor sempurna, kecuali ketika menghadapi Indonesia di babak semifinal. Kala itu mereka kehilangan satu angka di nomor ganda putra.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi tetap mengapre­siasi perjuangan tim Indonesia di Piala Sudirman 2015. Ia juga mendorong PBSI untuk mempercepat regenerasi.

Tim Piala Sudirman "Merah Putih" terhenti di babak semifinal usai ditaklukkan juara bertahan dan juga tuan rumah, China 1-3, hari Sabtu (16/5).

Menanggapi itu, Menpora yang sempat memberikan du­kungan langsung di Dongguan saat Indonesia bertanding mela­wan Denmark, tetap mengapre­siasi perjuangan dari Liliyana Natsir dan kawan-kawan.

"Tim bulutangkis Piala Sudirman kita sudah berjuang dan berusaha sekuat tenaga. Hasilnya seperti yang kita lihat. Karenanya kita akan terus mendorong PBSI untuk terus menyiapkan pemain-pemain junior agar regenerasinya cepat dan tepat," kata Imam di Jakarta kemarin.

Sebelumnya, eks pemain na­sional, Verawaty Fajrin, menyoroti soal ketidakseriusan dalam regen­erasi. Proses yang berjalan lambat ditenggarai bukan karena PBSI saja sebagai pengurus bulutang­kis, tapi juga peran pemerintah yang dinilai kurang.

"Kami akan terus mendorong agar Ragunan kembali seperti dulu menjadi tempat bagi la­hirnya juara dunia," ucap Vera.

Imam pun berharap agar kega­galan ini menjadi motivasi untuk lebih bekerja keras lagi, uta­manya untuk mengembalikan emas Olimpiade di Rio de Janeiro, Brazil, tahun depan. "Saya minta kepada PBSI untuk mengemba­likan tradisi emas di Olimpiade Brazil 2016," harapnya. ***

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya