Berita

Olahraga

Susunan Tim Indonesia Hadapi Tiongkok di Semifinal Sudirman

SABTU, 16 MEI 2015 | 08:50 WIB

Badminton World Federation (BWF) akhirnya mengumumkan susunan pertandingan laga semifinal Piala Sudirman 2015, antara Indonesia versus Tiongkok.

Pada laga Sabtu (16/5) siang ini di Dongfeng Sports Center, Dongguan, Tiongkok, tim tuan rumah menampilkan pemain penuh pengalaman. Sementara Indonesia kembali mempercayakan pemain-pemain yang tampil di laga kontra Taiwan.

"Kami hanya menurunkan yang terbaik yang kami punya. Kami harapkan bisa curi poin dari tunggal putri atau ganda putri," kata Manajer tim Indonesia, Rexy Mainaky seperti dikutip dari situs PBSI.


Mantan peraih emas Olimpiade Atalanta 1996 itu realistis melihat peluang timnya kali ini.

"Peluang kami sekitar 40 persen. Tapi dengan semangat tinggi semoga kami bisa menang," tegas dia.

Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan masih akan menjadi pembuka jalan bagi Indonesia. Ranking tiga dunia ini akan berhadapan dengan duet lama Tiongkok, Cai Yun/Fu Haifeng. Di atas kertas, Hendra/Ahsan masih lebih diunggulkan dari lawan.

Turun di partai kedua, Bellaetrix Manuputty akan berhadapan dengan Li Xuerui. Tujuh kali berhadapan dengan nomor satu dunia ini, Bella masih belum pernah mengantongi kemenangan. Terakhir mereka berhadapan di Asian Games 2014 lalu, saat itu Bella kalah 9-21 dan 19-21.

Selanjutnya ada Jonatan Christie yang turun melawan Chen Long. Sementara ganda putri, Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari akan bertemu pasangan Tang Yuanting/Yu Yang.

Sebagai penentu di partai kelima, Indonesia dan Tiongkok sama-sama menurunkan pemain terbaiknya. Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan Zhang Nan/Zhao Yunlei akan bertemu kali kelima belas. Dimana rekor pertemuan sementara Zhang/Zhao unggul 9-5.

Pada Piala Sudirman edisi sebelumnya, Indonesia takluk dari Tiongkok dengan skor tipis 3-2. Melihat susunan pertandingan, Indonesia harus bisa mencuri poin di tiga laga awal, jika ingin laga berakhir sampai partai penentuan di game ganda campuran.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya