Berita

ILUSTRASI/NET

GEMPA NEPAL

Respon Cepat Menwa Dahului Tim Kontingen Indonesia

SENIN, 11 MEI 2015 | 07:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Tiga hari pasca terjadinya gempa berkekuatan 7,8 Ritcher di Nepal, resimen mahasiswa (Menwa) Jayakarta mengirimkan Tim Kemanusiaan ke Nepal guna membantu proses evakuasi terhadap warga yang menjadi korban didaerah tersebut.

Komandan Menwa Jayakarta, Lukman Hakim mengungkapkan tim kemanusiaan Menwa Jayakarta berada di Nepal selama 7 hari. Mereka tiba, di Nepal 29 April lalu, tepatnya tiga hari paska bencana gempa yang mengguncang daerah tersebut.

"Respon cepat ini bahkan mendahului tim kontingen dari Indonesia lainnya," ujar Lukman usai menutup agenda penyambutan Tim Kemanusiaan Nepal Muda Sarwa Labda Menwa Jayakarta di Markas Staff Komando Menwa Jayakarta di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Minggu (10/5).


Lukman menceritakan kehadiran Tim Kemanusiaan Menwa Jayakarta ini merupakan kerjasama dengan Jakarta Rescue sebagai jawaban langsung atas undangan kemanusiaan dari PBB melalui International Search and Rescue Advisory Group (Insarag) yang merupakan badan PBB untuk search and rescue.

"Tim kemanusiaan Menwa Jayakarta yang bertugas terdiri dari enam orang dengan spesifikasi mapping, medical dan handler, serta 2 ekor anjing khusus SAR Alfa dan Delta," bebernya.

Selama menjalankan aksi kemanusiaan di Nepal lanjut Lukman Tim  Kemanusiaan Menwa Jayakarta berhasil membuka 4 wilayah terdampak dan menemukan lebih dari 50 korban jiwa yang tertimbun reruntuhan bangunan.

"Tugas utama tim kemanusiaan menwa Jayakarta adalah membuka lokasi dampak bencana dan menemukan titik evakuasi. perbedaan kondisi cuaca yang panas dan udara yang lembab tidak menurunkan semangat anggota tim untuk terus melakukan atas dasar kemanusiaan," ujar Lukman yang didampingi komandan Tim kemanusiaan Menwa Jayakarta Hadianto.

Selanjutnya Lukman berharap agar apa yang dilakukan oleh Menwa Jayakarta bisa menjadi contoh bagaimana anak muda bangsa Indonesia bisa berbuat maksimal walaupun dihadapkan dengan berbagaiketerbatasan yang ada.

"Kiprah Menwa Jayakarta selama ini tak lepas dari arahan dan bimbingan Firmansyah Wahid yang saat ini menjabat kasudin orda Jaktim," uja tegasnya. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya