Kompetisi bola basket 3x3 akan kembali digelar di Indonesia. Kali ini juara dan runner-up akan mendapatkan kesempatan mewakili Indonesia ke FIBA World Tour 2015-Asia Pacific di Manila dan Beijing.
Kompetisi basket yang lagi digemari di Tanah Air ini akan segera bergulir dengan mengawali Seri 1 yang akan berlangsung pada tanggal 9 -10 Mei di Lapangan Universitas Widyatama Bandung. Sedangkan Seri 2 pada tanggal 16-17 Mei di GOR UNY Yogyakarta, Seri 3 pada tanggal 23-24 Mei di Lapangan Ceng Ho Surabaya dan Seri 4 sekaligus babak grand final akan berlangsung pada 29-31 Mei di Mall Kota Casablanca Jakarta.
L-Men 3×3 Competition Indonesia Tour 2015, sebuah ajang kompetisi olahraga bola basket bergengsi dan bertaraf internasional yang diselenggarakan bersama dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI), di bawah naungan Federation International Basketball (FIBA).
L-Men 3×3 Competition Indonesia Tour 2015 dibagi ke dalam dua kategori peserta, yaitu kategori U-18 dan kategori ELITE. Ajang ini akan berlangsung di empat kota di Indonesia, yakni Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Jakarta, di mana pada akhirnya akan ada dua tim terbaik (dari kategori ELITE) yang berhak mewakili Indonesia di ajang 3×3 internasional.
Meirza Hartoto selaku L-Men Brand Manager mengatakan, melalui L-Men 3×3 Competition Indonesia Tour 2015, pihaknya turut mempopulerkan ajang ini kepada masyarakat luas, khususnya kaum pria, sebagai alternatif kegiatan olahraga yang dapat dilakukan dengan mudah dan menyenangkan.
"Komitmen L-Men untuk menginspirasi gaya hidup sehat, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan manfaat kesehatan dari mengonsumsi produk L-Men saja, namun juga terinspirasi menjadi pria urban yang lebih aktif dan sehat," katanya.
Sekjen Perbasi Amran Andi Sinta mengaku Kompetisi 3×3 yang diinisiasi oleh FIBA ini menjadi awal dimulainya kompetisi 3×3 sebagai salah satu cabang olahraga bola basket di dunia internasional. Di Indonesia sendiri, ajang ini sudah berlangsung selama empat tahun, di mana tahun ini L-Men turut serta menjadi penyelenggara utama. iven ini akan menjadi ajang bagi PERBASI untuk memasyarakat olahraga bola basket, serta menemukan atlit muda dan bibit unggul yang diharapkan dapat menjadi Tim Nasional 3×3 dan mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional.
Kepala Sub-Bidang 3×3 PERBASI, Anthony Gunawan menambahkan, cabang olahraga basket 3×3 ini dilatarbelakangi oleh banyaknya peraturan pada pertandingan olahraga basket lima lawan lima, sehingga 3×3 mengusung aturan yang lebih sederhana, serta kebutuhan fasilitas yang lebih sedikit. Lantaran olahraga ini mengutamakan kecepatan dan ketepatan.
"Sejumlah pemain NBL yang tidak lolos final tahun ini akan ikut meramaikan. Dipastikan bakal seru karena mereka akan bertarung dengan pemain basket jalanan," ujarnya.
[wid]