Berita

Marc Maquez

Olahraga

Baby Alien Nyerah Hadapi Tim Yamaha

motogp
KAMIS, 07 MEI 2015 | 07:55 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Marc Maquez kian minder menatap balapan musim ini. Pebalap Tim Repsol Honda ini mengaku angkat tangan kembali bersaing dengan Tim Yamaha di lintasan aspal.

Performa Marquez musim ini memang labil bila diband­ingkan dua musim sebelum­nya. Rider berjuluk The Baby Alien itu menyadari sulit bisa kembali mendominasi.

Marquez mengaku pasrah dengan prestasinya yang terus melorot. Dia malah mengucap­kan selamat kepada Rossi dan Jorge Lorenzo atas kemenan­gannya di MotoGP Jerez, akhir pekan lalu.


Marquez memang sedang dalam kondisi yang tidak 100 persen fit saat balapan akhir pe­kan lalu. Juara dunia MotoGP2013 dan 2014 itu masih men­galami cedera jari kelingking yang belum pulih.

Meski demikian, rider 22 ta­hun itu mengaku tetap tak akan bisa menyaingi rider Yamaha, walaupun berada dalam kondisi sehat. "Sekalipun fit, saya tetap tak akan bisa mengejar ritme balapan. Mereka menjalani pe­kan balap yang menakjubkan. Jerez sudah mereka kuasai," ka­tanya dikutip Crash, kemarin.

Sementara, Valentino Rossi mengaku bakal terus tampil maksimal bersama Yamaha. Bahkan, The Doctor tak pu­nya rencana pensiun dalam waktu dekat ini, karena masih berambisi meraih gelar juara dunianya yang kedelapan.

"Saya telah meraih podium ke-200 dan saya selalu bilang kalau saya ingin jadi juara dunia lagi. Saya makin cinta dengan MotoGP, jadi sama sekali tak ada pikiran untuk pensiun," kata Rossi.

The Doctor menjadi rider paling senior di paddock MotoGP, dan memimpin klase­men sementara kelas pebalap dengan koleksi 82 poin.

Pebalap asal Italia ini sukses empat kali naik podium dari empat serie balapan yang su­dah digelar musim ini. Dua di antaranya adalah podium tertinggi. Rossi juga masih ingin menyumbang kontribusi besar untuk Tim Garputala.

"Bila Anda merasa sudah cu­kup, maka lebih baik tetap ting­gal di rumah. Tapi, saya masih sangat mencintai balapan. Ini kehidupan saya bersama tim Yamaha." ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya