Berita

Olahraga

2 Rider Pelatnas SEA Games Tersingkir di Kelas 105 Cm

SENIN, 27 APRIL 2015 | 09:58 WIB | LAPORAN:

Andry Sutoyo dan Danny Rukmana, dua rider pelatnas SEA Games XXVIII-2015, tereliminasi dari keikutsertaannya di kelas 105 cm terbuka yang dilombakan di hari terakhir APM Charity Show di APM Equestrian Center, Tigaraksa, Tangerang.       
           
Andry Sutoyo yang turun dengan Julietta, serta Danny yang berduet dengan La Serena, sama-sama tersisih dari arena persaingan setelah kuda masing-masing melakukan dua penolakan. Ikut tereliminasi bersama mereka, William 'Sunsun' Sunjaya, juga karena penolakan dari Delight B.  Perlombaan kelas 105 cm dibagi atas dua kategori, yakni 105 cm Young Horse, atau kuda-kuda muda maksimal berusia enam tahun, dan 105 cm open atau terbuka.

Untuk 105 cm YH, gelar juara direbut Agung Riyanto dari Dewa Brata Pamulang Stable yang membesut Contes. Agung kembali mengungguli rider pelatnas, Putri Hamidjojo. Ini merupakan gelar kedua bagi Agung Riyanto setelah sukses menjadi yang terbaik di kelas 110 cm.             
                             

                             
"Saya juga tidak mengerti mengapa kuda saya seperti itu. Dan itu dialami oleh kuda-kuda lainnya.Tapi itu bukan alasan buat saya, saya tetap akan berusaha memperbaiki apa yang sudah saya alami," ujar Dani.

Hal yang sama akan dikatakan oleh Andry, apalagi SEA Games sudah semakin dekat.'

"Saya harap ini bukan ujicoba terakhir buat kami. Apalagi di event kali ini hanya kami berdua yang turun," jelasnya.

Keduanya yakin di Singapura nanti cabang berkuda bakal menyumbangkan medali emas bagi kontingan SEA Games Indonesia.

"Minimal dua emas bakal kita raih," ucapnya yakin.

Di 105 cm terbuka, gelar juara juga direbut oleh rider yang di atas kertas kurang diunggulkan, yakni Marisha Sukismita dari Trijaya Equestrian Center. Marisha yang menunggang Fabiene mengungguli beberapa rider tangguh, ternasuk duet andalan UBL Stable, Albert Pelelau dan Ferry Agustian, yang masing-masing berada di urutan dua dan tiga.        

Pada dua kelas yang dilombakan sebelumnya, yakni 80 cm yunior dan 80 cm terbuka, prestasi terbaik dicatat Natasha Herjawan dari JPEC Sentul dan Ersan Ramadhan, yang turun dengan bendera Aragon-Unit Berkuda UGM. Ersan adalah anak kedua dari Ir.HM.Munawir, Ketua Pengprov Pordasi Jateng sekaligus pemilik Tombo Ati Stable, Yogyakarta.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tiga ABK WNI Hilang dalam Ledakan Kapal UEA di Selat Hormuz

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:50

Kemenhaj Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Oleh-oleh Haji

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:15

KPK Sempat Cari Suami Fadia Arafiq Saat OTT Kasus Korupsi Pemkab Pekalongan

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:08

AWKI Ajak Pelajar Produksi Film Pendek Bertema Kebangsaan

Minggu, 08 Maret 2026 | 13:06

Sambut Nyepi, Parade Ogoh-Ogoh Meriahkan Bundaran HI

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:32

Sekjen PSI Jalankan Amanah Presiden Prabowo Benahi Tata Kelola Hutan

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:15

Balas Serangan Israel, Iran Bombardir Kilang Minyak Haifa

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:10

15 Vaksinasi Wajib untuk Anak Menurut IDAI dengan Jadwalnya

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:05

Zendhy Kusuma Soroti Bahaya Penghakiman Digital Usai Video Restoran Bibi Kelinci

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:01

3 Gejala Campak yang Perlu Diwaspadai, Jangan Sampai Salah

Minggu, 08 Maret 2026 | 12:00

Selengkapnya