Berita

Olahraga

POLEMIK PSSI

Kemenpora Akui Lambat Bentuk Tim Transisi

SABTU, 25 APRIL 2015 | 14:22 WIB | LAPORAN:

Jurubicara Kementerian Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto menepis kecurigaan dari sejumlah kalangan bahwa grand desain pembekuan PSSI sudah dirancang sejak lama.

"Tidak ada itu, sekarang apa buktinya kalau kami ingin membekukan PSSI," tantang Gatot dalam talkshow akhir pekan di bilangan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (25/4).

Gatot akui jika Kemenpora dianggap lambat membentuk tim transisi setelah keluar SK Pembekuan PSSI nomor 0137 tahun 2015. Namun itu bukan berarti ada grand desain membekukan induk organisasi sepakbola di Tanah Air itu.


"Kalau kami ada grand desain membekukan, begitu hari Sabtu (18/4), SK-nya (diterbitkan) Jumat (17/4) malam, hari Senin atau Minggu kami umumkan ini loh tim transisi," urainya.

Gatot menegaskan, semua sudah dijelaskan dalam keterangan resmi dari Kemenpora yang juga menjadi rekomendasi Tim 9. Di luar itu bukan rekomendasi Tim 9. Begitu pula soal kecurigaan bahwa ada kontrak antaran Menpora, Imam Nahrawi dengan massa Bonek 1927 yang pada dua pekan lalu, mengepung area pada Kongres Luar Biasa PSSI.

"Itu harus diclearkan, tidak ada kepentingan seperti itu malah yang ada beliau dirugikan," bela Gatot.

Jika Menpora Imam bersikap arogan, papar Gatot, bukan hal sulit membebaskan klub Persebaya 1927 ikut dalam kompetisi Indonesian Super League musim 2015/2016, mengingat konstituen politisi PKB itu juga terdapat di daerah Tapal Kuda, Pasuruan dan sekitar Malang.  

"Bahkan pernah waktu itu bonek 27 demo ke kami, menuntut pak Gatot tolong harus kami diikutkan liga. Saya tolak secara halus, urusan anda main di liga itu bukan urusan kami, itu urusan di PT Liga. kalau Menpora persilakan 27 boleh ikut, itu namanya intervensi," bebernya.[wid]


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya