Berita

agus hermanto/net

KONGRES DEMOKRAT

Ini Penjelasan Waketum Demokrat soal Pemberhentian Pengurus DPC

RABU, 22 APRIL 2015 | 11:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Sejumlah DPC Partai Demokrat murka lantaran diberhentikan secara sepihak oleh DPP. Pasalnya, mereka diberhentikan tanpa ada pemberitahuan atau surat pemberhentian dari DPP.

Namun begitu, Wakil Ketua Umum DPP Demokrat Agus Hermanto mencoba menjelaskan duduk perkara tersebut. Menurutnya, yang dialami para DPC itu bukan pemecatan, melainkan penggantian pelaksana tugas (Plt).

Dijabarkan Agus, DPC-DPC yang di-plt itu merupakan DPC hasil plt dari muscab sebelumnya. Plt, lantaran masa jabatan 5 tahun mereka sesuai dengan muscab telah berakhir, namun lantaran ada beberapa hal akhirnya jabatan mereka diperpanjang. Proses perpanjang jabatan itu sebatas Plt, bukan ketua definitif.


"Untuk itu karena memang untuk juga menambah kekuatan Demokrat, maka  Ketua DPC yang kurang mendorong PD diadakan Plt. Nah plt ini nanti juga fungsingnya hanya sebatas Plt," ujarnya saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta (Rabu, 22/4).

Agus mengatakan, meski masalah plt tidak diatur dalam AD/ART, tapi kebijakan yang dilaksanakan DPP telah melalui beberapa pertimbangan.

"Ini prosedurnya kan dilalui. Pertama diusulkan DPD, kemudian di DPP diproses dan diputuskan penggantian plt yang ada. Ini sesuatu hal yang wajar terjadi," tandasnya. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya