Berita

Moreno Soeprapto/net

Olahraga

Moreno: Menpora Harus Secepatnya Akhiri Pembekuan PSSI

SENIN, 20 APRIL 2015 | 11:41 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuat langkah berani dengan membekukan kepengurusan PSSI. Pembekuan PSSI dilakukan setelah federasi tertinggi di tanah air itu dianggap tak menggubris teguran Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) terkait hasil verifikasi yang tidak merekomendasikan Arema Indonesia dan Persebaya ikut dalam kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015.

Anggota Komisi X DPR-RI, Moreno Soeprapto berharap pembekuan PSSI tak memakan waktu yang lama dan kedua belah pihak (PSSI dan Kemenpora) bisa duduk bersama mencari solusi jalan keluar.

"Saya berharap ini tidak berlarut-larut, dan kedua pihak Kemenpora dan PSSI harus kembali duduk bersama mencari jalan keluarnya. Setiap masalah akan selesai jika dibicarakan dengan baik-baik," kata Moreno Soeprapto.


Lanjutnya, pembekuan PSSI oleh Kemenpora bisa memancing reaksi dari FIFA. Bukan tak mustahil, FIFA akan mengeluarkan sanksi karena federasi tertinggi di dunia itu paling anti dengan campur tangan pemerintah atau pihak ketiga terhadap anggotanya.

"Jangan sampai FIFA mengeluarkan sanksi kepada Indonesia karena pembekuan oleh Kemenpora. Pasal 13 dan 17 statuta FIFA jelas tak memperbolehkan keikutcampuran pihak ketiga termasuk pemerintah," ujarnya.

Jika sanksi FIFA itu benar-benar terjadi, maka sudah dipastikan persepakbolaan Indonesia akan berhenti. Timnas tidak bisa tampil di event internasional seperti SEA GAMES yang akan dihelat di Singapura Juni mendatang. Begitupun dua klub ISL Persib Bandung dan Persipura yang saat ini bertanding di Piala AFC, perjuangan mengharumkan nama bangsa akan terhenti.

Kata Moreno, yang paling mengkhawatirkan jika sanksi FIFA turun adalah nasib ratusan atau malah ribuan pemain yang berkompetisi di semua kasta di tanah air seperti ISL, Divisi Utama, Divisi Satu dan Piala Nusantara akan semakin tidak jelas.

"Semua harus memikirkan nasib para atlet sepakbola yang bermain di semua level kompetisi. Bagaimana nasib mereka kedepannya jika sepakbola Indonesia dihentikan? Bagaimana kehidupan keluarga mereka jika mereka tak bisa lagi mencari nafkah karena kompetisi berhenti? Kita harus memikirkan mereka," ungkapnya.

"Saya sangat berharap PSSI maupun Kemenpora segera melakukan pertemuan untuk membahas semuanya. Saya dukung langkah PSSI yang akan menemui Menpora Imam Nahrawi Senin (20/4). Mudah-mudahan dari pertemuan itu ada jalan keluar sehingga kompetisi kembali berjalan," tukasnya.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

SPPG Majalengka Luruskan Video Viral MBG Ubi Bakar

Senin, 09 Maret 2026 | 00:02

Tujuh Truk Ikut Tertimbun Sampah TPST Bantargebang

Minggu, 08 Maret 2026 | 23:22

Mendesak Mitigasi Pasokan BBM Jaga Operasional PLTU Jelang Lebaran

Minggu, 08 Maret 2026 | 23:12

Perang Yang Sudah Kalah

Minggu, 08 Maret 2026 | 23:00

TPST Bantargebang Longsor, Tiga Nyawa Melayang

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:45

Eskalasi Konflik Amerika Serikat-Israel versus Iran, Perspektif Strategi Militer Modern

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:44

Spekulasi Bahlil soal Harga Minyak Dunia Terlalu Pede

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:42

Prabowo Habiskan Akhir Pekan dengan Lima Ratas Berbeda di Hambalang

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:33

Temu Kangen Prabowo dengan Mantan Ajudan dan Pengawal di Hambalang

Minggu, 08 Maret 2026 | 22:17

Selengkapnya