Manny Pacquiao Vs Floyd Mayweather/net
RMOL. Manny Pacquiao akhirnya mengeluarkan unek-uneknya jelang pertandingan melawan Floyd Mayweather di MGM, Las Vegas, 2 Mei mendatang. Dia merasa dizalimi soal pemÂbagian uang keuntungan.
Pacquiao menilai, pembagian duit keuntungan dari gelaran pertandingan mega duel itu sangat tidak adil. Dia hanya diberiÂkan jatah 40 persen, sedangÂkan The Money, julukan Floyd Mayweather menerima 60 persen dari total keuntungan laga.
Pacquiao sangat terganggu dengan ketidakadilan tersebut. Sebenarnya, dia bisa saja menolak duel melawan petinju Amerika Serikat itu. Namun, dia tidakinÂgin mengecewakan para pencinta tinju dunia.
"Jika saya hanya memikirkan diri sendiri, mungkin pertarunÂgan ini akan sulit untuk terjadi. Satu-satunya yang membuat saya setuju melanjutkan duel ini adalah penggemar," kata petinju berjuluk Pacman ini dikutip
Boxing Scene, kemarin.
Dengan pembagian 40-60, kemungkinan, petinju Filipina itu diprediksi hanya akan dibayar sebesar 80 juta Dolar ASatau sekitar Rp 1 triliun hingga Rp 1,5 triliun). Nilai tersebut jauh lebih kecil dibanding prediksi pendaÂpatan Mayweather sebesar 140 juta Dolar ASatau sekitar Rp 1,8 triliun hingga Rp 2,3 triliun.
Pacquiao berharap dapat meÂmenangkan laga untuk memÂberikan kebanggaan kepada para penggemar, khususnya yang berada dari Filipina. Dia ingin menjadikan ketidakadilan yang dirasakan sebagai motivasi daÂlam mengalahkan Mayweather.
Masih masalah duit pertandinÂgan. Promotor tinju, Bob Arum terlihat geram mengetahui kabar ditundanya penjualan tiket laga tersebut.
Hingga dua pekan menjelang duel dua petinju terbaik dunia itu, pihak MGM Las Vegas, selaku penyedia
venue pertarungan, belum juga membuka loket penÂjualan tiket.
"Masalah ini adalah hal tergila yang pernah saya lihat," tegas pria 83 tahun itu, seperti dikutip
San Francisco Gate. Akibat permasalahan ini, pihak MGM Las Vegas pun mendaÂpat kecaman dari para penggemar Pacquiao dan Mayweather. Menurut mereka, ini adalah hal yang sangat aneh, mengingat biasanya tiket pertarungan sudah dijual sejak 10 pekan sebelum laga.
Para penggemar menduga, peÂnundaan penjualan dikarenakan adanya pemberian tiket gratis yang didahulukan ke beberapa orang dalam, baik dari pihak panitia, petinju, promotor, mauÂpun sponsor. Akan tetapi, hal itu dibantah langsung oleh manajer Pacquaio, Michael Koncz.
"Tidak ada satu pun yang mendapat tiket gratis. Bahkan Bob Arum saja harus membayar tiket sendiri untuk menonton di baris pertama," katanya. ***