Berita

ilustrasi/net

KONFERENSI ASIA AFRIKA

Jangan Sampai KAA Korbankan Masyarakat Pengguna Jalan!

MINGGU, 19 APRIL 2015 | 02:03 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Upaya pengalihan arus lalu lintas yang dilakukan untuk melancarkaan perjalanan para kepala negara yang menghadiri Konferensi Asia Afrika (KAA) diharapkan tidak mengorbankan masyarakat pengguna jalan.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Traffic Watch (ITW) , Edison Siahaan, dalam keterangan, Sabtu malam (18/4).

"Sehingga rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas harus benar-benar dapat membuat semua aktivitas berjalan lancar, atau tidak menimbulkan kemacetan di ruas jalan yang tidak dilalui oleh para tamu negara tersebut," ungka Edison.


Selain itu, katanya, ITW juga meminta agar masyarakat menahan diri untuk tidak berpergian dengan kendaraan pribadi untuk hal-hal yang tidak perlu. Hal ini untuk mengurangi jumlah kendaraan yang melintas di jalan raya.

Bagi ITW, pemerintah harus mampu mengendalikan kondisi lalu lintas saat KAA digelar pada 19-24 April 2015. Untuk itu, sebagai penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan, pemerintah harus sungguh-sungguh mewujudkan lalu lintas yang aman, nyaman, tertib dan lancar.

"Mementum ini sangat penting untuk menunjukan kepada dunia bahwa tertib lalu lintas merupakan bagian dari budaya Indonesia," demikian Edison. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya