Berita

sby/net

Politik

Demokrat Cirebon Yakin SBY Bisa Bawa Partai Berjaya Lagi

SABTU, 18 APRIL 2015 | 22:09 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pengurus Partai Demokrat Kabupaten Cirebon mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk maju menjadi calon ketua umum (ketum) DPP Partai Demokrat periode 2015 hingga 2020. Hal ini merupakan hasil kesepakatan rapat konsolidasi internal sebelum berangkat menuju kongres Partai Demokrat ke-III di Surabaya, Sabtu (11/4) hingga Senin (13/4) nanti.

Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon H Nana Karnadi menilai SBY merupakan figur pemersatu seluruh kader partai mulai dari tinggkat pusat sampai grassroot. Sehingga mampu membesarkan partai dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Makanya, kesimpulan dari rapat ini adalah menyepakati SBY untuk diusung menjadi ketua partai untuk kurun waktu lima tahun kedepan.

"Saya yakin seluruh kader demokrat mendukung beliau, karena SBY merupakan figur yang paling matang dan berpengalaman," ujarnya.


Dijelaskan Nana, majunya SBY sebagai calon ketua umum Partai Demokrat, bisa menjadi motivasi bagi seluruh kader untuk mengembalikan kejayaan partai pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 mendatang dan menjadikan PD sebagai partai pemenang pemilu.

"Sampai dengan sekarang, belum terlihat kader lain yang mampu membawa kejayaan dan membesarkan Partai Demokrat seperti tahun-tahun sebelumnya. Sehingga, kami yakin SBY mampu mengembalikan kejayaan PD di masa mendatang," jelasnya.

Sebagai bentuk partisipasi pelaksanaan kongres Partai Demokrat ke-III di Surabaya, lanjut Nana, DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon akan membawa pengurus kecamatan dan DPC dengan menggunakan bus sebanyak 6 unit dan 2 kendaraan pribadi.

Setelah kongres, DPC Partai Demokrat Kabupaten Cirebon akan menyelenggarakan musyawarah anak cabang (musancab), agar seluruh DPAC se-wilayah Kabupaten Cirebon dapat terbentuk dahulu sebelum muscab.

"Agar legitimasi dalam pemilihan ketua DPC PD Kabupaten Cirebon terwujud, musancab dulu, setelah itu muscab," pungkasnya seperti dimuat JPNN. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya