Berita

raja okto saptohari/net

Olahraga

PB ISSI akan Gelar Balap Sepeda Asian Cup

SABTU, 18 APRIL 2015 | 06:51 WIB | LAPORAN:

Serangkaian program digulirkan PB ISSI seusai pelantikan kepengurusan baru periode 2015-2019. Diantaranya menggelar ASEAN Cup 2015 di Yogyakarta, 24-26 April mendatang.

Ajang yang didukung federasi balap sepeda internasional (UCI) tersebut hanya melombakan nomor BMX. Ketua Umum PB ISSI Raja Sapta Oktohari mengatakan, sebenarnya semua negara Asia Tenggara diundang untuk meramaikan kejuaraan tersebut. Namun hingga Jumat kemarin, baru empat negara yang sudah konfirmasi, yaitu Indonesia, Filipina, Malaysia dan Thailand.

"Kami inginnya semua negara ASEAN ikut, tapi baru empat yang konfirmasi. Mungkin ini program baru, sehingga perlu komunikasi lebih lanjut dengan negara-negara lain," ujar Raja Sapta Oktohari di Jakarta.


Menurut Okto, ajang ASEAN Cup digelar untuk menaikkan poin para pembalap negara-negara Asia Tenggara. Dia mengaku sedih lantaran setiap kali ada Olimpiade maupun kejuaraan dunia lain, hanya negara Asia Timur yang lolos, seperti Korea Selatan, Jepang dan Tiongkok. Sedangkan negara ASEAN jarang mengirim wakilnya.

"Mengapa rider Korsel, Jepang dan Tiongkok sering masuk putaran final Olimpiade? Karena mereka lebih rutin mengikuti kejuaraan sehingga membuat poin negara banyak," terangnya.

Okto berharap ajang tersebut bisa digelar empat kali dalam satu tahun dengan berpindah-pindah negara. "Kita berkepentingan menambah poin. Saya sudah bilang ke UCI dan teman-teman di ASEAN bahwa kejuaraan ini sangat penting," imbuhnya.

Pada bagian lain, Okto tak akan menggubris masalah sengketa organisasi yang masih dipersoalkan  PB ISSI pimpinan Edmound Simorangkir. Menurut dia, pihaknya akan fokus pada peningkatan prestasi atlet dan kualitas pelatih.

"Kita akan fokus ke itu. Kalau ada yang klaim terhadap PB ISSI, kita anggap itu orang yang peduli pada balap sepeda. Maka mereka akan kami ajak bergabung," jelasnya.

Selain itu, selama memimpin PB ISSI, Okto akan kembali mengaktifkan Tour de ISSI dan Tour de Indonesia. Kejuaraan tersebut sempat vakum lantaran induk organisasi balap sepeda dilanda dualisme kepengurusan sejak tiga tahun lalu.

"Untuk Tour de ISSI akan kami kemas dalam bentuk Pra-PON tahun ini. Sedangkan Tour de Indonesia mudah-mudahan tahun depan bisa diselenggarakan," tandasnya.[wid]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya