Berita

Olahraga

Indonesia Incar 3 Emas di Piala Presiden 2015

JUMAT, 17 APRIL 2015 | 08:53 WIB | LAPORAN:

Piala Presiden ke-22 akan digelar di Palembang Sports and Convention Center, Palembang, 20 April-25 April 2015 yang diikuti 20 negara. Indonesia berharap tiga petinju andalannya mampu merebut emas di ajang tersebut.

Demikian dikatakan Ketua Bidang Teknik dan Kepelatihan PP Pertina, John Amanupuyo di Jakarta, belum lama ini.

"Petinju andalan kami seperti Cornelis Kwangu Langu (putra kelas 49 kilogram putra), Beatrix Suguro (putri kelas 47 kilogram) dan Julio Bria (putra kelas terbang 52 kilogram) berpeluang meraih emas dalam turnamen ini," ujarnya.


Sudah 20 negara memastikan ikut dan melibatkan 177 petinju, rinciannya 116 petinju pria dan 61 petinju wanita. Ia menjelaskan, berdasarkan ketentuan yang sudah disepakati, peserta dari luar negeri akan tiba di Palembang pada Minggu (19/4) kemudian keesokan harinya sudah harus mengikuti pertandingan. Menurut John, meski masih banyak kekurangan, para petinju Indonesia sudah siap tempur.

"Masing-masing petinju bisa 20 kali "sparing" dalam menghadapi Piala Presiden. Untuk satu turnamen ini, saya kira sudah cukup," katanya.

Ia mengatakan, peluang juara nantinya berada di tim Indonesia A. Peluang di tim Indonesia B dan Indonesia juga terbuka.

Tuan rumah Indonesia dipastikan turun dengan tiga tim dan 33 petinju antara lain: Indonesia A diperkuat 12 petinju (tujuh pria dan lima wanita) yang terdiri dari seluruh tim Pelatnas SEA Games Singapura ditambah dua petinju (Kusdiyono, Jawa Barat kelas welter dan Magdalena Kambayong (Papua Barat, petinju wanita kelas ringan). Indonesia B bermaterikan, sembilan petinju (lima pria dan empat wanita) yang terdiri dari para juara Kejurnas Makassar November 2014 dan para juara STE Medan Desember 2014. Indonesia C komposisinya 12 petinju (tujuh pria dan lima wanita) yang terdiri dari petinju muda usia yang diharapkan ke depannya bisa berkembang.

Negara-negara yang ikut dalam Piala Presiden Ke-22 antara lain Afghanistan, Bhutan, Kamboja, Timor Leste, Hong Kong, India, Jepang, Korea Selatan, Mesir, Malaysia, Mongolia, Nepal, Filipina, Qatar, Singapura, Thailand, Vietnam, Rusia, Indonesia dengan 3 tim dan Sri Lanka.[wid]

 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya