Berita

ilustrasi/net

Reklamasi Teluk Benoa Jadi Jawaban atas Persoalan Bali

RABU, 15 APRIL 2015 | 02:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Peraturan Presiden 51/2014 tentang revitalisasi Teluk Benoa dengan cara melakukan reklamasi merupakan suatu langkah yang tepat untuk lebih mempersiapkan Bali menjadi tetap sebagai primadona tujuan wisata dunia.

"Dengan reklamasi Teluk Benoa diharapkan akan ada perluasan lahan yang bisa dimanfaatkan untuk pengembangan pariwisata yang bernuansa Blue Aquatourisn and Green Agrotourism yang baru ada satu satunya didunia seperti diteluk karibia," kata Ketua Umum Masyarakat Pariwisata Indonesia, I Wayan Suarta, dalam keterangan beberapa saat lalu (Rabu, 15/4)..

Tak hanya mempersiapkan Bali sebagai primadona dunia, menurut I Wayan, reklamasi Teluk Benoa juga menjawab persoalan Bali, terutama semakin berkurangnya lahan akibat kemajuan Bali yang sangat pesat.


Kata I Wayan, kesedian jalan tol dan pemasangan pipa gas yang melewati Teluk Benoa dan pelabuhan laut international telah mengubah Teluk Benoa tidak lagi menjadi daerah konservasi air. Bahkan saat ini, ancaman terjadinya abrasi Teluk Benoa akan mengancam keberadaan situs-situs Pura Hindu.

"Jadi upaya reklamasi justeru akan membantu masyarakat Bali. Upaya reklmasi ini, sangat dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Badung dan Bali karena akan memberikan dampak yang positif bagi ekonomi, budaya, sosial dan lIngkungan hidup," demikian I wayan. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya